
MADUTV, KEDIRI – Operasional Sekolah Rakyat di Kota Kediri yang beralamat di Lingkungan Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Tahun ajaran baru 2026-2027 siap menggelar MPLS ( Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah).
Dari jumlah kebutuhan siswa yang akan masuk asrama maupun menjadi peserta didik baru dari tingkatan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP )maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).Selain pemenuhan siswa siswi yang dikhususkan masuk dari Keluarga yang Berkategori Desil 1 dan 2 ditambah hingga Desil 5 yang memenuhi kriteria layak secara ekonomi untuk mendapatkan program tersebut.
Tak hanya siswa yang dihari terakhir, Selasa (7/7/2026) pendaftaran SPMB di Sekolah Rakyat ini secara administrasi tinggal mendapatkan kuota untuk memenuhi jenjang ketiganya yang masih terdapat kekurangan kebutuhan siswa guna bisa mengikuti MPLS yang rencana digelar Minggu Depan.
Imam Muttaqin Kepala Dinas Sosial Kota Kediri saat dihubungi mengaku, sejauh ini kebutuhan siswa yang mendaftar di SPMB Sekolah Rakyat dihari terakhir tinggal memenuhi persyaratan administrasi untuk bisa berasrama dan mendapatkan pendidikan secara Gratis melalui Program Pemerintah yang dinaungi Kementerian Sosial.
“Total kuota Sekolah Rakyat Kota Kediri untuk jenjang SD, SMP, dan SMA adalah 270 siswa. Kuota tersebut dibagi rata menjadi masing-masing 90 siswa untuk setiap jenjang pendidikan.Dan dihari terakhir tinggal memenuhi persyaratan administrasinya,”jelam Imam yang juga pernah menjabat Kadis KLH Kota Kediri.
Lebih lanjut Imam Muttaqin menegaskan, sejauh ini juga belum ada Juknis yang baku dari Kementerian Sosial terkait aturan tenaga keamanan,honor buat pengajarnya dan lainnya, namun sejauh ini Pemerintah Kota Kediri melalui Tim Transisi untuk Sekolah Rakyat sudah melakukan berbagai langkah konkrit untuk pemenuhan tenaga pengajar untuk MPLS maupun Guru yang diperbantukan di Sekolah Rakyat tersebut.
“Sudah dilakukan persiapan terkait pelibatan tenaga untuk MPLS bisa dari Satpol PP, Linmas,BPBD ataupun TNI Polri.Tapi yang jelas Juknisnya belum ada dari pusat sampai saat ini untuk kedepannya terkait tenaga keamanan atau kebersihan di Sekolah Rakyat itu, yang jelas tidak ada perekrutan tenaga baru,”tandasnya.
Masih kata Kadinsos Imam Muttaqin, sejauh ini untuk Kepala Sekolah Rakyat disemua jenjang sudah terpenuhi dan itu menjadi kewenangan Kementerian Sosial Pusat tidak ada campur tangan Dinas Sosial Daerah, sementara untuk tenaga guru memang dari Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk diperbantukan sembari menunggu Juklak dan Juknis selanjutnya. (Ef)




