
MADUTV, BANYUWANGI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Markas petarung yang berlokasi di Pesanggaran, Banyuwangi ini diselimuti atmosfer penuh kegembiraan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh personel dan keluarga besar.
Acara diawali dengan kegiatan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh prajurit Puslatpurmar 7 Lampon serta ibu-ibu Jalasenastri Ranting H Cabang 5 PG Kormar.
Kegiatan senam bersama ini dipimpin dan dikomandoi langsung oleh Komandan Puslatpurmar (Danpuslatpurmar) 7 Lampon, Letkol Mar Dony Efrianto, M.Tr.Opsla. Sementara itu, barisan ibu-ibu Jalasenastri tampil kompak dan penuh energi di bawah mentori langsung oleh Ny. Aulia Dony Efrianto.
Sinergi kepemimpinan ini berhasil membakar semangat seluruh peserta. Riuh rendah suara musik berpadu sempurna dengan gerakan bertenaga dari para prajurit dan ibu-ibu Jalasenastri yang memancarkan semangat pagi yang luar biasa.
“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan hari jadi, tetapi juga momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kebugaran, serta memupuk kekompakan dan kebahagiaan antara prajurit dan keluarga,” ujar Letkol Mar Dony Efrianto.
Usai memeras keringat lewat senam pagi, suasana markas semakin pecah dan meriah saat memasuki sesi perlombaan. Berbagai lomba tradisional dan hiburan disajikan untuk menguji ketangkasan sekaligus mengundang gelak tawa, di antaranya:
Lomba Balap Karung Menguji kecepatan dan keseimbangan para prajurit
Lomba Gendong Istri Menjadi daya tarik utama yang paling dinanti. Lomba ini tidak hanya menguji kekuatan fisik para prajurit, tetapi juga menunjukkan keharmonisan, kekompakan, dan sportivitas antar pasangan suami-istri keluarga besar Marinir.
Sorak-sorai penonton dan yel-yel dukungan dari masing-masing tim menambah keseruan kompetisi sehat tersebut.
Melalui momentum pertambahan usia yang ke-11 ini, Puslatpurmar 7 Lampon terus berkomitmen untuk menjadi pusat pelatihan yang unggul, profesional, dan humanis, serta terus melahirkan prajurit-prajurit Korps Marinir yang tangguh demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Gus)




