
MADUTV, KEDIRI – Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat ditengah kondisi musim yang tidak menentu tahun ini.
Masyarakat yang bergantung pada kebutuhan air bersih suplay dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Kediri, seperti dialami dilingkungan Karangsono RT 2 dan RT 3 di RW 8 Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.Masyarakat mengaku kekurangan air bersih untuk beraktivitas khususnya di pagi hingga sore hari di setiap harinya karena air bersih pasokan dari PDAM melalui jaringan saluran ke pelanggan tidak lancar.
“Yang lancar hanya pada pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB sehingga warga sangat kebingungan dipagi harinya karena tidak ada pasokan air seperti untuk mencuci baju.Warga sudah capek kalau harus menandon air diwaktu malam hari hingga dini hari, karena waktu tersebut dimaksimalkan untuk istirahat,”cerita Pak Deck, Selasa (7/7/2026).
Pak Deck yang juga tokoh masyarakat maupun Budayawan Kediri ini menegaskan, warga harus mengeluarkan kocek atau uang lebih untuk bisa mencucikan bajunya ke Loundry akibat pasokan air kerumah dari saluran PDAM mengalir sangat kecil.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri Roni S belum memberikan tanggapan atas konfirmasi adanya persoalan itu.
Dari hasil investigasi dan pengakuan petugas layanan pengaduan di Kantor PDAM Kota Kediri mengaku bila sejauh ini Pompa Air Produksi di Wilis 1 yang menyuplai air ke Wilayah tersebut mengalami kendala.
“Pompa Produksi yang Wilis 1 sudah tidak berfungsi dan direncanakan Bulan Juli ini PDAM akan melakukan Pengeboran Sumber Mata Air baru untuk mengatasi persoalan itu.Dan saat ini PDAM Kota Kediri masih berkolaborasi dengan PDAM Kabupaten Kediri khususnya wilayah Kecamatan Semen untuk memasok kebutuhan air wilayah yang mengalami kendala pasokan air,”terangnya
Sekedar diketahui sejauh ini Pelanggan PDAM Kota Kediri bila mengalami keterlambatan membayar akan dikenakan denda sebesar Rp.7.500 perbulan dan tiap bulannya wajib membayar uang maintenance sebesar Rp.1.000, Retribusi Kebersihan/RT perbulan mulai Rp.2.000-7.000,-. (Ef)




