spot_img
Trending
Selasa, Juli 7, 2026
Beranda BERITA UTAMA Peta Politik PBNU Bergeser? Gelombang Ratusan Pengurus PW dan PC NU Merapat...

Peta Politik PBNU Bergeser? Gelombang Ratusan Pengurus PW dan PC NU Merapat ke Darul Ulum!

1274

MADUTV, JOMBANG – Eskalasi politik menjelang bursa kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat. Gelombang dukungan dari struktur akar rumput dilaporkan mulai mengerucut pada satu nama besar, yakni Gus Irfan.

Dukungan masif ini terlihat saat ratusan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Peterongan, Jombang, menggelar pertemuan strategis pada Senin malam (6/7/2026). Para alumni yang hadir merupakan figur-figur kunci yang saat ini aktif menjabat sebagai pengurus struktural NU di berbagai daerah di Indonesia.

Pengasuh PPDU Peterongan, KH Zainul Ibad Wijaya As’ad atau yang akrab disapa Gus Ulib, mengonfirmasi adanya pergerakan struktural tersebut. Ia menyatakan bahwa kediamannya (dalem) menjadi titik temu bagi ratusan fungsionaris yang memiliki hak suara sah dalam forum tertinggi NU.

“Saya didatangi di dalem, para alumni Darul Ulum yang menjadi pengurus NU di tingkat PW (Pengurus Wilayah) maupun PC (Pengurus Cabang) se-Indonesia yang notabene memiliki hak suara. Secara rinci, hadir 30 pengurus PW dan 84 pengurus PC,” ujar Gus Ulib saat memberikan keterangan resmi terkait pertemuan tersebut.

*Membawa Mandat Pemulihan Marwah NU*
Gus Ulib menjelaskan, kehadiran puluhan utusan provinsi dan kabupaten/kota tersebut tidak sekadar untuk menyambung tali silaturahmi. Mereka membawa misi dan amanah khusus yang dititipkan melalui dirinya untuk disampaikan secara langsung kepada Gus Irfan.

Aspirasi utama dari para pengurus daerah ini adalah meminta dengan hormat agar Gus Irfan berkenan memberikan dedikasinya secara penuh dengan maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Langkah ini dinilai krusial oleh akar rumput demi mengembalikan citra, marwah, dan martabat jam’iyah NU di tingkat nasional maupun global.

*Komitmen Tanpa Syarat dan Tantangan Regulasi*

Merespons desakan kuat yang mengalir dari struktur bawah, Gus Ulib menegaskan bahwa dirinya telah meneruskan pesan tersebut. Ia juga memastikan bahwa Gus Irfan siap menyambut mandat para nahdliyin dengan komitmen yang total.
“Insyaallah sudah saya sampaikan dan beliau pasti siap. Selama hal itu menjadi ekspektasi dan kebutuhan jam’iyah, Gus Irfan akan bersedia. Integritas beliau terhadap NU tidak perlu diragukan lagi,” kata Gus Ulib dengan tegas.

Lebih lanjut, Gus Ulib menggarisbawahi bahwa kesiapan Gus Irfan bersifat mutlak dan tanpa pamrih. Gus Irfan disebut siap menanggalkan seluruh urusan dan kepentingan pribadi lainnya demi memprioritaskan khidmat kepada organisasi formal terbesar di Indonesia ini.

Kendati demikian, Gus Ulib tidak menampik adanya dinamika internal organisasi yang harus diselaraskan, terutama terkait mekanisme administratif.

“Persoalannya saat ini terletak pada penyesuaian regulasi di dalam AD/ART organisasi. Kami berharap, aspirasi murni dari akar rumput yang menginginkan perbaikan NU ini dapat terwujud melalui kesediaan Gus Irfan untuk berkhidmat,” pungkasnya. (Aji)