
KEDIRI – Warung makan yang menawarkan menu khas pedesaan sedang menjadi perbincangan hangat di Kediri. Warung tersebut, dengan nama “Omahe Dewe”, dikenal menyajikan hidangan pedesaan autentik seperti sayur lodeh, mangut lele, ayam goreng laos, tempe mendoan, dan berbagai hidangan lainnya, termasuk sambal dan oseng daun pepaya.
Warung Omahe Dewe terletak di Jalan Raden Wijaya Nomor 296, Kwadungan, Kecamatan Ngasem, sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Kediri ke arah utara. Dengan konsep prasmanan, setiap pengunjung dapat mengambil makanan sendiri di dapur. Warung ini buka setiap hari, kecuali hari Kamis, mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB.
Menu andalan Warung Omahe Dewe adalah mangut lele dan pedesan ayam spesial. Selain itu, tersedia pilihan lain seperti ayam laos, oseng daun pepaya, telur gimbal, gorengan, pete, dan sambal. Yang menarik, harga makanan di warung ini sangat terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 14.000.
Beragam minuman juga disajikan, termasuk teh, jeruk anget, dan yang paling diminati adalah kopi peteng, kopi walik, kopi Vietnam dripp, dan sebagainya.
Cindy, salah satu pelanggan setia Warung Omahe Dewe, menyatakan kesukaannya terhadap rasa masakan di warung ini, khususnya mangut lele. Sementara Novi, salah satu karyawan warung, menegaskan bahwa Omahe Dewe menawarkan masakan rumahan, dengan menu favorit seperti mangut lele dan pedesan ayam, termasuk ayam laos.
Menariknya, tidak hanya warga Kediri yang menyambangi Warung Omahe Dewe, namun juga pengunjung dari luar kota seperti Surabaya, Mojokerto, dan kota lainnya. Keberadaan warung ini memberikan variasi kuliner pedesaan yang autentik dan terjangkau bagi para penikmat kuliner di Kediri dan sekitarnya.




