Muhasabah Diri dalam Pandangan Tasawuf di Pesantren MADU KH. Ahmad Badjuri
Suasana Ramadhan yang penuh keberkahan terus terasa di Pondok Pesantren Salafiyah MADU KH. Ahmad Badjuri Campurdarat, Tulungagung melalui kegiatan kajian rutin Ramadhan Paradise yang dilaksanakan setiap sore selama bulan suci Ramadhan. Pada kesempatan kali ini, kajian mengangkat tema “Muhasabah Diri dalam Pandangan Tasawuf” bersama Prof. Dr. H. M. Muntahibun Nafis, M.Ag.
Kegiatan ini diikuti oleh para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren MADU KH. Ahmad Badjuri, serta siswa-siswi SMP Islam KH. Ahmad Badjuri Campurdarat yang dengan khidmat menyimak kajian spiritual tersebut. Suasana semakin syahdu dengan lantunan sholawat dari PAC Fatayat Kecamatan Campurdarat – Bening Qolbiy, yang mengiringi jalannya acara dan menambah kekhusyukan para jamaah.
Acara dipandu oleh Host Choirul Hidayah, M.Pd.I, yang mengajak para peserta untuk lebih mendalami pentingnya muhasabah atau introspeksi diri dalam kehidupan seorang muslim, khususnya dalam momentum bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan rahmat Allah SWT.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. M. Muntahibun Nafis, M.Ag menjelaskan bahwa dalam perspektif tasawuf, muhasabah diri merupakan jalan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Seorang hamba dianjurkan untuk selalu menilai dan mengevaluasi dirinya, menyadari kekurangan serta memperbaiki amal perbuatannya sebelum datangnya hari perhitungan di hadapan Allah.

Muhasabah bukan hanya sekadar menyesali kesalahan, tetapi juga menjadi proses kesadaran spiritual untuk memperbaiki niat, memperkuat keikhlasan, serta menata kembali hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Dalam kehidupan seorang salik (pencari jalan menuju Allah), muhasabah merupakan bagian penting dalam perjalanan menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.
Kegiatan Ramadhan Paradise ini dilaksanakan secara rutin setiap hari mulai pukul 16.30 WIB hingga menjelang waktu Maghrib, menjadi ruang pembinaan spiritual bagi para santri sekaligus sarana dakwah kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren MADU KH. Ahmad Badjuri terus berupaya menghadirkan kajian keislaman yang menyejukkan dan memperdalam pemahaman tasawuf, sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah lahiriah, tetapi juga menjadi waktu untuk membersihkan hati dan memperbaiki diri melalui muhasabah yang mendalam.
Kegiatan ini juga dapat disaksikan oleh masyarakat luas karena disiarkan secara langsung melalui berbagai media.
📍 Pondok Pesantren MADU KH. Ahmad Badjuri – Campurdarat, Tulungagung
📺 Disiarkan langsung di MADU TV Nusantara (Jatim 1 & Jatim 7)
📻 Radio MDS FM Tulungagung 91.3 MHz
Dengan adanya kajian Ramadhan Paradise, diharapkan para santri dan masyarakat semakin terdorong untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta menata hati agar selalu dekat dengan Allah SWT.







