
KEDIRI, JAWA TIMUR – Proses penyortiran dan pelipatan surat suara untuk Pemilu 2024 di Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, diberlakukan dengan ketat oleh petugas kepolisian. Selain itu, pemasangan kamera CCTV di dalam dan luar gudang juga dilakukan untuk mengawasi setiap aktivitas pekerja.
Petugas kepolisian bertugas mengawasi dengan cermat setiap tahap penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilakukan oleh para pekerja. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan keberlangsungan proses pemilu berjalan dengan transparan dan bebas dari potensi penyimpangan.
Dalam sesi penyortiran dan pelipatan surat suara pada hari pertama, KPU Kota Kediri menitikberatkan pada surat suara DPD. Sebanyak 283.792 surat suara DPD berhasil diseleksi dan dilipat rapi dalam proses tersebut.
Ketua KPU Kota Kediri, Pusporini Indah Palupi, menyatakan bahwa dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara ini, pihaknya melibatkan 100 pekerja, termasuk 10 di antaranya adalah penyandang disabilitas. Target KPU Kota Kediri adalah menyelesaikan proses penyortiran dan pelipatan surat suara DPD dalam waktu tiga hari ke depan.
“Penglibatan pekerja penyandang disabilitas adalah salah satu bentuk inklusivitas dalam pelaksanaan pemilu kali ini,” ucap Pusporini Indah Palupi.
Setelah selesai menangani surat suara DPD, KPU Kota Kediri akan melanjutkan proses penyortiran dan pelipatan surat suara DPRD tingkat 1. Keseluruhan proses ini dilakukan dengan ketat dan terawasi untuk memastikan integritas dan akurasi setiap suara yang akan digunakan dalam Pemilu 2024.




