
BANYUWANGI, MADUTV — Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, mendadak riuh dan penuh warna pada Rabu (23/9/2026). Gelaran tahunan Wonosobo Ethno Carnival (WEC) kembali sukses menyedot perhatian masyarakat setempat melalui deretan atraksi seni dan budaya yang memukau.
Acara yang diikuti oleh 24 kontingen dari seluruh penjuru Desa Wonosobo ini berlangsung sangat meriah. Setiap peserta tampil maksimal membawakan ragam nuansa budaya lokal, mulai dari seni tari hingga busana karnaval kreatif. Kemeriahan makin terasa saat jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosobo turut melebur dan merayakan euforia di panggung perform.
Dari puluhan kontingen yang berpartisipasi, parade dari Mutiara GAM asal Dusun Komis Kulon tampil begitu mencolok. Dipimpin langsung oleh sang CEO, Haji Gimin, barisan ini memboyong ratusan personel yang tampil kompak dan mendominasi jalannya karnaval.
Suasana semakin hidup berkat panduan MC Yuda Ari, yang membakar semangat para penonton dan peserta dari panggung utama.
Camat Srono, Subhan, bersama Kepala Desa Kebaman, Alif, menghadiri gelaran Wonosobo Ethno Carnival. Kehadiran jajaran pimpinan tingkat kecamatan menjadi bentuk apresiasi serta komitmen sinergi dalam mendukung gelaran seni dan kebudayaan daerah.
Acara yang menyajikan beragam karya seni kostum serta atraksi budaya lokal tersebut berlangsung meriah. Kemegahan pawai budaya ini turut menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang rute carnival.
”Kemeriahan WEC tahun ini benar-benar terasa. Kerja keras seluruh warga dan dukungan elemen masyarakat membuat budaya desa kita makin dikenal dan dicintai,” ujar salah satu warga di lokasi acara.
Suasana kemeriahan makin memuncak saat berada di depan panggung perform. Kepala Desa Wonosobo, Imam Muslim, tak ragu melebur dan ikut berbaur bereuforia bersama para peserta karnaval.
Kehadiran jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) ini juga didampingi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonosobo, Teddy Anugrianto, beserta anggotanya yang turut menyaksikan dari dekat seluruh atraksi yang disuguhkan.
Melalui kemegahan WEC 2026, Pemdes Wonosobo berharap ajang ini tak sekadar menjadi hiburan warga, tetapi juga sarana melestarikan potensi seni budaya lokal serta mempererat tali silaturahmi antardusun di Kecamatan Srono. (Gus)




