spot_img
Trending
Selasa, September 22, 2026
Beranda BERITA UTAMA Elim Tyu Samba Unggul dalam Musorkotlub, Terpilih Jadi Ketua KONI Kota Blitar

Elim Tyu Samba Unggul dalam Musorkotlub, Terpilih Jadi Ketua KONI Kota Blitar

10
Foto : Ketua Koni Kota Blitar, Elim Tyu Samba tengah diwawancarai wartawan, Selasa (22/9/2026).

BLITAR, MADUTV – Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, terpilih sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2026-2031. Elim berhasil memenangkan pemilihan dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Kota Blitar yang digelar di Balai Kota Kusuma Wicitra, Selasa (22/9/2026).

Dalam pemilihan tersebut, Elim Tyu Samba memperoleh 24 suara dari cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara.

Sementara pesaingnya, Ratih Dewi Indarti, mendapatkan 20 suara.
Dengan hasil tersebut, Elim ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar untuk periode 2026-2031.

Proses Musorkotlub sendiri berlangsung cukup dinamis. Sebelum pemungutan suara, sempat terjadi ketegangan antara sejumlah perwakilan cabor dengan panitia terkait akses masuk dan tata tertib musyawarah.

Ketua Koni Kota Blitar Elim Tyu Samba mengatakan, ini merupakan awal baru dari perjalanan olahraga di Kota Blitar. Dan ini merupakan suatu formalitas yang harus dijalani.

“Ini merupakan awal baru daripada perjalanan olahraga di Kota Blitar. Ini bukan akhir, ini merupakan suatu formalitas yang harus kita jalani. Tetapi tugas kita sebetulnya adalah untuk mencetak prestasi-prestasi olahraga di Kota Blitar,” ujar Elim.

Elim juga menambahkan, bahwa kondisi ini merupakan dinamika yang singkat. Dan tujuanya adalah untuk olah raga.

“Saya rasa ini adalah dinamika yang sangat singkat untuk tujuan yang lebih luar biasa. Nah, tujuannya adalah untuk kemajuan olahraga. Kita gaungkan olahraga di Kota Blitar ini menjadi lebih bergairah lagi,” tambah Elim.

Wakil Ketua Umum III KONI Jawa Timur, H. RB Zainal Arifin, S.H., M.Hum mengatakan, pihaknya sebenarnya berharap dinamika itu tidak menyangkut mengenai masalah politik. Karena bagaimanapun juga ini organisasi olahraga.

Selain itu, pihaknya juga memiliki tanggung jawab menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 dan PP Nomor 46 Tahun 2024 tentang Keolahragaan, bahwa tanggung jawab KONI itu adalah bidang olahraga prestasi.

“Saya sebenarnya berharap dinamika itu tidak menyangkut mengenai masalah politik. Karena bagaimanapun juga ini organisasi. Organisasi khusus untuk masalah keolahragaan. Kita memiliki tanggung jawab menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 dan PP Nomor 46 Tahun 2024 ya tentang Keolahragaan, bahwa tanggung jawab KONI itu adalah bidang olahraga prestasi. Nah kalau itu tanggung jawab politik janganlah. Kita harus tetap pada rel kita. Rel kita itu apa? Olahraga prestasi harus kita kembalikan, harus kita ingatkan,” tegas Zainal Arifin.

M Samanhudi Anwar yang sebelumnya terpilih sebagai Ketua KONI periode 2026-2030 mengundurkan diri setelah dikukuhkan. Posisi tersebut kemudian dijalankan Elim sebagai Plt Ketua KONI.

Kini setelah terpilih sebagai ketua definitif, Elim menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, termasuk pembenahan organisasi, pembinaan atlet, serta persoalan dana hibah KONI senilai Rp2,8 miliar yang sebelumnya menjadi polemik antara KONI dan Pemkot Blitar.

Sebelumnya, Pemkot Blitar menyatakan pencairan hibah membutuhkan kepastian legalitas kepengurusan KONI. Musorkotlub kemudian menjadi salah satu langkah untuk menentukan ketua definitif.

Elim sebelumnya juga menyatakan ingin membawa KONI Kota Blitar fokus pada pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.

Dengan terpilihnya Elim, perhatian selanjutnya tertuju pada langkah kepengurusan baru KONI Kota Blitar dalam menyelesaikan berbagai persoalan internal sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi agenda olahraga berikutnya. (Suk)