spot_img
Trending
Jumat, Oktober 9, 2026
Beranda Madiun KAI Dorong Penguatan Kinerja, Konektivitas, dan Wajah Baru Layanan Kereta Api Menuju...

KAI Dorong Penguatan Kinerja, Konektivitas, dan Wajah Baru Layanan Kereta Api Menuju Akhir 2026

59
Foto : VP of Corporate Communication KAI, Ane Purba dalam kegiatan Temu Media dan Komunitas, Kamis (08/10/2026).

MADIUN, MADUTV NUSANTARA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mendorong penguatan kinerja perusahaan, konektivitas antardaerah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat hingga penghujung 2026. Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi KAI dalam menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, modern, dan terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Temu Media dan Komunitas bersama Vice President of Corporate Communication KAI, Ane Purba, yang menjadi ruang dialog antara KAI dengan insan media serta komunitas pengguna dan pemerhati perkeretaapian.

Dalam pertemuan tersebut, KAI memaparkan perkembangan kinerja perusahaan sekaligus berbagai langkah strategis yang terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal berbasis kereta api.

Hingga September 2026, KAI mencatat telah melayani sekitar 394 juta penumpang. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus semakin pentingnya peran kereta api sebagai salah satu moda transportasi utama di Indonesia.

Pertumbuhan jumlah penumpang tersebut juga menjadi tantangan bagi KAI untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan. Tidak hanya dari sisi perjalanan kereta api, tetapi juga menyangkut kemudahan akses, konektivitas antarmoda, fasilitas di stasiun, informasi perjalanan, hingga aspek keselamatan dan keamanan.

VP of Corporate Communication KAI, Ane Purba, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja perusahaan harus berjalan seiring dengan penguatan konektivitas. KAI terus berupaya memastikan perjalanan masyarakat semakin mudah dengan menghadirkan layanan yang mampu menghubungkan berbagai wilayah dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Sampai dengan September 2026, KAI telah melayani sekitar 394 juta penumpang. Ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat. Tentunya capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat konektivitas, serta menghadirkan wajah baru layanan kereta api yang semakin aman, nyaman, mudah dan terintegrasi. Memasuki akhir 2026, kami akan terus menjaga kinerja dan melakukan berbagai penguatan di seluruh lini. Kami juga terus membuka ruang komunikasi dengan media dan komunitas untuk mendapatkan masukan, karena kolaborasi ini penting dalam upaya bersama membangun layanan perkeretaapian yang semakin baik bagi masyarakat,” ujar VP of Corporate Communication KAI, Ane Purba.

Penguatan konektivitas menjadi salah satu fokus penting karena kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang cepat, aman, nyaman, dan terintegrasi terus berkembang. Kereta api tidak lagi hanya dipandang sebagai moda transportasi untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem mobilitas masyarakat.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna, KAI juga terus melakukan pembenahan terhadap wajah pelayanan. Transformasi layanan diarahkan agar pengalaman pelanggan semakin baik sejak sebelum melakukan perjalanan, saat berada di stasiun, hingga selama perjalanan di dalam kereta.

Perubahan tersebut mencakup pemanfaatan teknologi, peningkatan fasilitas, penguatan sistem pelayanan, serta penyediaan informasi perjalanan yang semakin mudah diakses oleh pelanggan.

KAI juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan operasional. Pertumbuhan jumlah perjalanan dan penumpang harus diimbangi dengan konsistensi penerapan standar keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.

Selain pelayanan kepada penumpang, KAI terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat, media, dan komunitas. Temu Media dan Komunitas menjadi salah satu wadah untuk membangun komunikasi dua arah, sekaligus menyerap berbagai masukan terkait pelayanan perkeretaapian.

Kehadiran komunitas juga dinilai penting karena memiliki kedekatan dengan dunia perkeretaapian dan pengguna layanan. Berbagai masukan dari komunitas dapat menjadi bagian dari evaluasi dan pengembangan pelayanan KAI ke depan.

Memasuki periode akhir 2026, KAI akan terus menjaga momentum peningkatan kinerja sekaligus memperkuat konektivitas dan pelayanan. Capaian 394 juta penumpang hingga September menjadi salah satu indikator bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan transportasi.

KAI menegaskan, peningkatan jumlah pengguna bukan sekadar capaian angka, tetapi juga menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memastikan setiap perjalanan masyarakat dapat berlangsung secara aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman pelayanan yang semakin baik.

Dengan penguatan kinerja, konektivitas, teknologi, keselamatan, serta kualitas pelayanan, KAI berkomitmen menghadirkan wajah baru transportasi kereta api yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat menuju akhir 2026 dan tahun-tahun berikutnya. (Rie)