Kediri, MADU TV – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 18 Malang melalui Area 3 Mataraman terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui produk tabungan anak wondrZ.
wondrZ merupakan produk tabungan BNI yang menyasar anak dan remaja usia 12 hingga 17 tahun. Selain untuk membangun kebiasaan menabung, produk ini dirancang untuk mengenalkan pengelolaan keuangan dan transaksi digital sejak dini dengan tetap dalam pengawasan orang tua.
Area 3 Mataraman yang membawahi wilayah Kediri, Tulungagung, Madiun, Ponorogo, hingga Pacitan menilai wilayah Mataraman memiliki potensi besar untuk pengembangan ekosistem keuangan digital keluarga.
Area Head 3 Mataraman, Abiwodo, mengatakan kehadiran wondrZ diharapkan menjadi sarana keluarga untuk membentuk kebiasaan finansial sehat sejak dini.
“Melalui wondrZ, kami ingin mengajak keluarga di Mataraman untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga belajar merencanakan, mengelola dan mempersiapkan masa depan,” ujar Abiwodo, Rabu (8/10/2026).
Anak usia 12 tahun ke atas yang menjadi nasabah wondrZ sudah bisa bertransaksi melalui aplikasi wondr by BNI dengan limit hingga Rp2 juta per hari. BNI memberikan kemudahan berupa bebas biaya pengelolaan rekening dan biaya administrasi kartu dengan setoran awal Rp100.000.
Hingga awal Oktober 2026, animo masyarakat terhadap produk ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 2.870 pengguna baru wondrZ di Wilayah 18 Malang yang meliputi Kabupaten Pacitan hingga Banyuwangi, sejak diluncurkan pertengahan Agustus lalu.
Regional Business Support Head Kantor Wilayah 18 Malang, Arif Setiyono menambahkan, transformasi digital perbankan harus mampu membentuk perilaku finansial yang positif.
“Kami berharap wondrZ dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak di Mataraman untuk mengenal dunia keuangan secara aman, mudah dan menyenangkan,” kata Arif.
Ke depan, BNI Wilayah 18 Malang akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi wondrZ melalui kerja sama dengan sekolah, komunitas, dan keluarga. (Ibnu)