
KEDIRI, MADUTV – Upaya penyelesaian persoalan akses jalan menuju pembangunan pagar Makam Semanding di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, terus dilakukan, Rabu (23/9/2026).
Kelompok Masyarakat atau Pokmas Kelurahan Campurejo, bersama pengurus RW 04, LPMK, tiga pilar dan sejumlah tokoh masyarakat, memilih menempuh jalur komunikasi dan musyawarah untuk mencari solusi atas hambatan di lapangan.
Hambatan terjadi karena terop yang masih terpasang di akses menuju lokasi, sehingga membuat material pembangunan pagar makam belum dapat masuk secara leluasa.
Untuk mencari jalan keluar, pengurus RW 04 bersama Pokmas kemudian menemui sejumlah tokoh masyarakat.
Salah satunya H. Zaenal Arifin. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa keluarga H. Zaenal Arifin telah mewakafkan jalan tersebut untuk digunakan sebagai fasilitas umum.
Langkah komunikasi kemudian dilanjutkan dengan menemui KH. Asnawi, tokoh masyarakat di wilayah RT 19.
Dalam pertemuan itu, KH. Asnawi menyatakan kesediaannya membantu mencarikan solusi agar terop yang menghambat akses tersebut dapat segera dibuka oleh pihak yang memasangnya.
Pengurus RW 04 juga telah berkoordinasi dengan Ketua RT 19, Aziz. Saat proses pembongkaran terop dilakukan, Ketua RT 19 menyatakan siap berada di lokasi.
Panut, pengurus RW 04 Kelurahan Campurejo, menegaskan seluruh langkah tersebut dilakukan untuk mencari penyelesaian secara bersama-sama.
Menurutnya, pendekatan melalui tokoh masyarakat dan unsur lingkungan menjadi bagian penting agar persoalan dapat segera diselesaikan secara kondusif.
“Kami berharap persoalan ini segera mendapatkan solusi, sehingga akses material kembali lancar dan pembangunan pagar Makam Semanding dapat segera diselesaikan sesuai target,” ujar Panut.
Upaya musyawarah ini diharapkan menjadi jalan keluar, sehingga kepentingan pembangunan fasilitas makam tetap dapat berjalan sekaligus menjaga kondusivitas dan hubungan baik antarwarga di lingkungan Kelurahan Campurejo. (Ef)




