
BANGKALAN, MADU TV – Yayasan Bhayangkari Kabupaten Bangkalan turut merespons dengan cepat terhadap korban banjir yang tersebar di Kecamatan Arusbaya. Meskipun air masih menggenangi rumah-rumah warga, upaya bantuan sudah dilakukan untuk meringankan beban mereka.
Upaya distribusi sembako dilakukan dengan menggunakan armada kendaraan milik Kepolisian ke wilayah Arusbaya yang menjadi titik terparah akibat banjir. Kendaraan bermuatan sembako melalui sejumlah ruas jalan yang sebelumnya sempat terendam air banjir setinggi satu meter, namun saat ini sudah mulai surut.
Salah satu lokasi pendistribusian terletak di dapur umum Desa Buduran – Arusbaya, yang dikelola langsung oleh warga setempat. Selain beras, bantuan logistik lainnya seperti telur ayam, mie instan, minyak goreng, hingga air mineral disalurkan untuk kebutuhan air bersih yang sangat dibutuhkan di tengah musibah banjir ini.
Para warga menyatakan bahwa bantuan logistik tersebut sangat bermanfaat bagi mereka yang terdampak banjir. Terutama karena akses jalan yang sulit dan beberapa perkampungan mereka yang terendam banjir. Berbagai jenis logistik tersebut akan dimanfaatkan untuk kebutuhan buka puasa dan sahur di awal bulan Ramadan.
“Ayam Febri, Ketua Bhayangkari Bangkalan, menyampaikan bahwa mereka terus berupaya membantu warga yang terdampak banjir dengan memberikan bantuan sembako dan logistik lainnya.”
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, jumlah warga yang terdampak banjir di lima desa di Kecamatan Arusbaya mencapai sekitar 1.602 KK dan 700 orang jiwa. Sementara untuk Kecamatan Blega, empat desa terdampak dengan jumlah 2.476 KK dan air saat ini mulai surut.
Wartawan : Abraham | Editor : Riaza Romy




