
KEDIRI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menghadapi kendala serius setelah menemui kekurangan surat suara dalam persiapan pemilu mendatang. Kekurangan tersebut muncul seiring dengan temuan ribuan surat suara yang rusak akibat berbagai faktor.
Kerusakan pada surat suara ini tidak dapat diabaikan, mengingat jumlah temuan yang mencapai ribuan lembar. Menurut Moch Wahyudi, Komisioner KPU Kota Kediri, kerusakan tersebut melibatkan surat suara dari berbagai tingkatan pemilihan, termasuk DPR Provinsi, DPR RI, DPRD Kota, dan DPD.
“Setidaknya terdapat 3.745 surat suara yang rusak setelah dilakukan sortir dan lipat suara. Kerusakan tersebut mencakup 2.200 surat suara dari DPR Provinsi, 724 surat suara dari DPR RI, 665 surat suara dari DPRD Kota, dan 156 surat suara dari DPD,” ungkap Wahyudi.
Kerusakan yang terjadi pada surat suara meliputi robek, warna yang memudar, dan noda tinta yang mengenai gambar calon peserta pemilu. Hal ini tentu menjadi perhatian serius mengingat pentingnya integritas dan kelengkapan surat suara dalam menjalankan proses pemilihan.
Wahyudi juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melaporkan kerusakan pada surat suara ini kepada KPU RI. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meminta penggantian surat suara yang mengalami kerusakan. Sementara ribuan surat suara rusak tersebut sementara diamankan di gudang KPU Kota Kediri, menunggu proses pemusnahan yang akan dilakukan.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan logistik dan kelancaran pemilu di Kota Kediri. Dengan adanya kekurangan surat suara dan kerusakan yang cukup signifikan, KPU Kota Kediri perlu segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilu yang adil dan transparan.




