spot_img
Trending
Rabu, Juni 3, 2026
Beranda Bangkalan Di Duga Berlapis Emas, Dua Patung Bunda Maria Dan Yesus Di Curi

Di Duga Berlapis Emas, Dua Patung Bunda Maria Dan Yesus Di Curi

224

Bangkalan, MADU TV – Kejadian pencurian menyedihkan terjadi di tempat ibadah Maria Immakulata Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Dua patung Bunda Maria dan Yesus yang memiliki nilai sakral hilang dicuri oleh seorang pelaku yang diduga beraksi karena menganggap patung-patung tersebut berlapis emas. Pada (21/02/2024).

Aksi pencurian ini terjadi pada malam hari dan berhasil terekam oleh sistem pengawasan CCTV gereja. Pelaku, seorang laki-laki berinisial M-Z, warga Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, terlihat dengan jelas dalam rekaman CCTV membawa tas ransel dan mengambil barang-barang berharga milik gereja, termasuk dua patung Bunda Maria dan Yesus.

“Pelaku ini berhasil membawa kabur dua patung Bunda Maria dan Yesus yang menurut mereka bersifat sakral. Selain itu, pelaku juga menggasak makok dari kuningan dan dua kipas angin,” ungkap petugas gereja.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap M-Z di rumahnya tanpa melakukan perlawanan. Pelaku mengakui semua perbuatannya, termasuk penjualan sebagian besar barang curian di tempat jual beli barang bekas di Surabaya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, mengungkapkan bahwa pelaku hanya menggunakan linggis, gunting besi, dan karung untuk merusak pintu masuk gereja dan menguras isinya. Motifnya diduga semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan barang curian, dengan mengira bahwa barang-barang tersebut mengandung logam kuningan dan berlapis emas.

“Pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara,” tegas AKBP Febri Isman Jaya.

Kejadian pencurian ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi di gereja tersebut. Pengurus gereja berharap agar tindakan hukum yang tegas dapat diambil untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.

Wartawan : Abraham | Editor : Riaza Romy