
BANYUWANGI – Sebuah insiden tragis terjadi di Tegaldlimo, Banyuwangi, ketika sebuah minibus berpenumpang satu keluarga terperosok ke jurang Sungai Kali Setail setinggi 20 meter. Peristiwa tersebut menyisakan kisah dramatis bagi para saksi mata yang turut menyaksikan jalannya proses evakuasi seluruh penumpang pasca-kecelakaan, termasuk seorang wanita hamil berusia lima bulan.
Momen dramatis tersebut diungkap oleh Hariyanto, salah satu saksi mata yang turut membantu dalam proses evakuasi. Ia berusaha keras untuk menyelamatkan seluruh penumpang minibus, termasuk seorang wanita hamil.
Yanto, mendengar teriakan meminta tolong, segera bergegas menuju ruang kemudi kendaraan. Dia menemukan seluruh penumpang dalam kondisi lemas dan tak berdaya. Bersama rekan-rekannya, mereka berupaya mengeluarkan korban dari ruang kemudi dan jok penumpang. Saat itu, Yanto terkejut melihat salah satu penumpang berbadan dua.
Meskipun lemas dan pingsan, Yanto menyatakan bahwa korban tidak mengalami luka serius. Mereka segera membopong korban menuju atas untuk dievakuasi selanjutnya ke RSUD Genteng bersama anak dan suaminya.
Pasca-mendapat perawatan, kelima korban dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka serius. Proses evakuasi kendaraan dilakukan menggunakan mobil derek, meski medan terjal dan curam menjadi hambatan tersendiri. Petugas juga harus mengurai kerumunan warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi kecelakaan yang menjadi biang kerok kemacetan.




