spot_img
Trending
Kamis, Juli 9, 2026
Beranda EKONOMI Sinergi Pemkab Mojokerto dan BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Indeks Kepuasan Peserta Jadi...

Sinergi Pemkab Mojokerto dan BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Indeks Kepuasan Peserta Jadi 92,9

103
Foto : Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan badan usaha peserta JKN dalam acara Gathering BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto di Sunrise Hotel, Selasa (7/7/2026). (Foto: Istimewa) b-news.id"_

MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan guna mendongkrak capaian Universal Health Coverage (UHC) dan memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh pekerja. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada badan usaha yang dinilai berkomitmen tinggi dalam menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra (Gus Barra), dalam acara Gathering BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto yang digelar di Sunrise Hotel, Selasa (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menekankan bahwa program JKN merupakan pilar krusial yang sangat membantu masyarakat di sektor kesehatan. Kabupaten Mojokerto saat ini terus memantapkan posisinya sebagai salah satu daerah prioritas pemenuhan UHC.

“BPJS Kesehatan sangat membantu sektor kesehatan. Banyak warga kami berterima kasih dengan adanya program ini karena memberikan kepastian perlindungan saat sakit,” ujar Gus Barra.

Secara khusus, Gus Barra mengapresiasi para pelaku usaha di wilayahnya yang secara patuh dan tertib membayar iuran JKN bagi para karyawannya. Langkah kepatuhan ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan jaminan sosial bagi tenaga kerja.

“Berdasarkan data yang kami miliki, saat ini terdapat 1.068 badan usaha di Kabupaten Mojokerto yang telah resmi terdaftar sebagai peserta JKN. Jumlah ini terdiri dari 139 badan usaha skala besar, 232 skala menengah, dan 697 skala mikro. Ini menjadi bukti konkret bahwa pelaku usaha di berbagai tingkatan memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kesehatan dan perlindungan para pekerja,” urai Bupati.

Indeks Kepuasan Mengalami Kenaikan

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Titus Sri Hardianto, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini diikuti oleh sedikitnya 300 perwakilan badan usaha yang tersebar di wilayah kerja Cabang Mojokerto, yang meliputi Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kota Mojokerto.

“Acara gathering dan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tulus dari BPJS Kesehatan kepada badan usaha atas kontribusi mereka. Karena adanya keterbatasan ruang, kali ini kami mengundang 300 perwakilan peserta terlebih dahulu,” ungkap Titus.

Dalam kesempatan yang sama, Titus memaparkan capaian kinerja operasional BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto yang menunjukkan tren positif. Salah satu indikator utamanya adalah melonjaknya angka kepuasan masyarakat terhadap layanan JKN.

* Indeks Kepuasan Peserta (2024): 92,1
* Indeks Kepuasan Peserta (2025): Naik menjadi 92,9

Rapor Keaktifan Kepesertaan JKN Wilayah Mojokerto–Jombang

Selain memaparkan indeks kepuasan, BPJS Kesehatan juga merilis data terbaru mengenai tingkat keaktifan kepesertaan per wilayah kerja. Angka-angka ini menjadi tolok ukur bagi setiap pemerintah daerah untuk mengevaluasi cakupan jaminan kesehatan warga mereka:

* Kota Mojokerto: Mencatatkan angka tertinggi sebesar 95,32 persen.
* Kabupaten Mojokerto: Berada di posisi kedua dengan tingkat keaktifan sebesar 83,96 persen.
* Kabupaten Jombang: Mencatatkan angka keaktifan sebesar 70,52 persen.

Kegiatan apresiasi ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan strategis, antara lain Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Subkorwil Mojokerto-Jombang, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) setempat, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Mojokerto. Melalui bertemunya para pemangku kebijakan dan dunia usaha ini, diharapkan target UHC 100% di wilayah Mojokerto dan sekitarnya dapat segera terealisasi. (Aji)