
MADUTV, PROBOLINGGO – Masa libur sekolah menjadi momentum kenaikan jumlah penumpang KA Commuter Surabaya–Pasuruan–Probolinggo (SuPasPro). Sejak layanan diperpanjang hingga Kota Probolinggo pada Maret 2026, jumlah pengguna terus meningkat, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan awal pengoperasian.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan KA Commuter SuPasPro telah melayani sekitar 57.800 penumpang hingga akhir Juni 2026. Rata-rata sebanyak 674 orang menggunakan layanan tersebut setiap hari.
Selama periode libur sekolah pada 20–30 Juni 2026, jumlah pengguna mencapai sekitar 6.600 orang atau berkisar 500–600 penumpang per hari.
“Untuk hari biasa, dua perjalanan pulang-pergi Probolinggo–Surabaya dan sebaliknya melayani rata-rata 395 penumpang per hari. Sedangkan akhir pekan, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 700 penumpang per hari,” kata Leza, dikutip RMOLJatim, Selasa, (7/7/2026).
Menurut Leza, tren kenaikan penumpang terlihat konsisten sejak layanan mulai beroperasi di Probolinggo. Pada awal pengoperasian, rata-rata pengguna harian hanya sekitar 150 orang. Kini, pada hari kerja jumlahnya telah mencapai 300 hingga 400 penumpang.
“Kenaikannya hampir 100 persen. Ini menunjukkan KA Commuter semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan transportasi yang praktis, nyaman, dan terjangkau untuk mobilitas menuju Surabaya maupun sebaliknya,” ujarnya.
Leza menilai peningkatan tersebut tidak hanya dipicu mobilitas masyarakat selama musim liburan, tetapi juga bertambahnya wisatawan yang memanfaatkan KA Commuter SuPasPro menuju Probolinggo dan sejumlah destinasi wisata di sekitarnya.
“Tren positif ini menjadi sinyal bahwa layanan KA Commuter mulai berperan sebagai penggerak konektivitas wilayah,” katanya.
Seorang mahasiswa asal Probolinggo, Nailani, mengaku terbantu dengan tarif KA Commuter SuPasPro yang hanya Rp8.000. Menurut dia, ongkos yang terjangkau membuat perjalanan ke Surabaya menjadi lebih hemat.
“Alhamdulillah sangat membantu bagi saya sebagai mahasiswa. Jadi saya bisa lebih sering pulang ke Probolinggo karena tarifnya murah,” ujarnya.
Peningkatan pengguna KA Commuter SuPasPro turut berkontribusi terhadap pertumbuhan angkutan penumpang di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Sepanjang semester pertama 2026, jumlah penumpang kereta api di wilayah tersebut mencapai sekitar 8,8 juta orang, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sekitar 7,8 juta penumpang. (Gus)




