
BLITAR, JAWA TIMUR – Ribuan ulat bulu menyerbu pemukiman warga di Kelurahan Tanjungsari, Kota Blitar, Jawa Timur, menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan. Serangan hama ini, yang diketahui sebagai serangan pertama di wilayah ini, diduga dipicu oleh curah hujan di awal musim.
Keberadaan ribuan ekor ulat bulu tak hanya terbatas di teras rumah-rumah warga, melainkan juga berhasil menembus masuk ke dalam rumah, menimbulkan gejala gatal-gatal dan reaksi alergi di antara para penghuni.
Al Imroh, salah seorang warga, menyampaikan kekhawatirannya, “Meresahkan, mas. Sudah 3 hari ini sampe masuk-masuk rumah ribuan ulat.”
Sementara itu, Setyo Wahyudi, Sekretaris Kelurahan Tanjungsari, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. “Ini sudah kita tinjau, kita laporkan ke Damkar biar disemprot pestisida,” ujar Setyo Wahyudi.
Dalam upaya penanganan, Damkar Kota Blitar segera merespons laporan tersebut dengan melakukan penyemprotan dan pembasmian ribuan ulat bulu yang meresahkan warga. Tindakan ini diambil sebagai langkah cepat untuk mengatasi dan mencegah penyebaran lebih lanjut serta melindungi kesehatan masyarakat setempat.
Kejadian ini menjadi sorotan di Kota Blitar, memicu kekhawatiran akan kemungkinan serangan serupa di masa mendatang. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemui gejala serangan hama yang mencurigakan.




