
CARMONA, FILIPINA – Menggambarkan kesuksesan investasi Indonesia di pasar Filipina, Presiden Joko Widodo meresmikan kunjungannya ke Pabrik Kopiko dan industri pengolahan rumput laut di Filipina pada Rabu, 10 Januari 2024.
Salah satu poin sorot kunjungan ini adalah inspeksi ke Kopiko Philippines Corporation (KPC), yang merupakan bagian dari PT Mayora Indah Tbk. Setelah peninjauan, Presiden menyatakan bahwa KPC bukan hanya sebuah perusahaan, melainkan juga representasi konkret dari investasi Indonesia yang mampu mendominasi pasar di Filipina.
Tidak hanya terpaku pada industri makanan dan minuman, Presiden Jokowi juga melangkah ke sektor pengolahan rumput laut dengan mengunjungi W Hydrocolloids Inc. Setelah peninjauan tersebut, Presiden menegaskan pandangannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri pengolahan rumput laut.
Dalam keyakinannya, Kepala Negara menyoroti potensi tinggi yang didukung oleh wilayah pesisir yang luas. Presiden berharap pengolahan rumput laut di Indonesia akan terus berkembang, memberikan nilai tambah signifikan bagi para petani.
“Saat kita melangkah ke depan, investasi Indonesia di Filipina terus mengukir prestasi. KPC dan industri pengolahan rumput laut menjadi bukti nyata keberhasilan yang dapat dihasilkan oleh upaya bersama dalam dunia usaha. Semoga ini menjadi dorongan bagi para pelaku industri di Indonesia untuk terus menggali potensi di luar negeri dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi tanah air.”




