spot_img
Trending
Selasa, Juni 2, 2026
Beranda BERITA VIDEO Penantian Kebijakan Pemerintah Untuk Penetapan Honorer Menjadi ASN

Penantian Kebijakan Pemerintah Untuk Penetapan Honorer Menjadi ASN

366
Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus

JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, menekankan perlunya desakan kepada pemerintah guna mengeluarkan kebijakan yang memberikan solusi bagi honorer yang telah lama menanti penetapan status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pandangannya, solusi yang tepat dapat ditemukan dengan menetapkan perbedaan passing grade antara fresh graduate dan mereka yang berusia lanjut.

Gaus menyampaikan pandangannya dalam wawancara dengan media, yang diunggah di kanal YouTube DPR RI. Ia menyoroti pentingnya pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para honorer.

“Saat ini, kita perlu memberikan desakan kepada pemerintah agar segera mengeluarkan kebijakan yang mengatasi masalah honorer. Salah satu solusinya, menurut saya, adalah dengan menetapkan perbedaan passing grade antara mereka yang baru lulus dengan mereka yang berusia lanjut,” ujar Gaus.

Menurut Gaus, langkah ini dapat menjadi solusi untuk memperhatikan kondisi para honorer yang telah memberikan kontribusi dalam berbagai sektor, meskipun masih berstatus non-ASN. Dengan adanya perbedaan passing grade, diharapkan para honorer yang berusia lanjut tetap memiliki peluang untuk menjadi ASN meskipun telah berkarir lebih lama.

“Kita perlu memberikan penghargaan kepada mereka yang sudah lama bekerja sebagai honorer, dengan memberikan peluang setara untuk menjadi ASN. Dengan adanya perbedaan passing grade, kita dapat mempertimbangkan pengalaman dan kontribusi mereka dalam menentukan status kepegawaian,” tambahnya.

Gaus juga menyoroti pentingnya kebijakan yang berpihak kepada para honorer, mengingat mereka telah lama menanti kepastian hukum terkait status kepegawaian mereka. Desakan kepada pemerintah ini diharapkan dapat membuka ruang bagi kebijakan yang adil dan mendukung para honorer dalam mengembangkan karir mereka.

Penantian para honorer untuk mendapatkan kepastian status sebagai ASN terus berlanjut, sementara pandangan Guspardi Gaus menjadi suara yang mengingatkan akan urgensi solusi dari pemerintah.