
Banyuwangi – Banyuwangi kembali menjadi tuan rumah bagi tokoh politik nasional. Pada Rabu sore, giliran Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, yang menginjakkan kaki di daerah ini. Anas Urbaningrum, hingga saat ini, menegaskan pilihannya untuk tetap nonblok, atau dengan kata lain, belum memutuskan dukungannya terhadap pasangan calon presiden.
Kunjungan Anas Urbaningrum kali ini menunjukkan ketidakterimaan terhadap pesaing politiknya yang telah lebih dulu menyambangi Banyuwangi. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 serta cawapres nomor 3, yaitu Mahfud MD, sudah terlebih dahulu mendapatkan sambutan di daerah ini. Meski demikian, Anas Urbaningrum memfokuskan kunjungannya untuk melakukan konsolidasi dengan para calon legislatif dari partainya.
Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum, memberikan alasan bahwa partainya masih tergolong baru dan belum memiliki dukungan yang cukup kuat untuk mengambil sikap mendukung salah satu pasangan calon presiden. Selain itu, Anas menegaskan bahwa PKN tidak terburu-buru dalam menentukan pilihan karena masih menunggu visi misi pasangan calon yang akan diungkap dalam debat mendatang.
Anas Urbaningrum juga mengungkapkan prediksinya bahwa pemilihan pasangan presiden akan dilakukan sebanyak dua kali, dan pada saat itu baru kemungkinan besar PKN akan memberikan dukungannya kepada salah satu pasangan presiden yang memenuhi kriteria pilihan partainya.
Sementara itu, dari pantauan reporter Madu TV di lokasi acara di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, terlihat Anas Urbaningrum tiba 2 jam lebih lambat dari yang dijadwalkan pada pukul 1 sore. Keterlambatan ini menyebabkan sejumlah simpatisan meninggalkan lokasi acara. Selain itu, kelompok ibu-ibu juga memadati lokasi setelah mendapatkan distribusi minyak gratis sebelum Anas Urbaningrum menyampaikan sambutannya.




