spot_img
Trending
Selasa, Juni 2, 2026
Beranda BERITA VIDEO Kesal Jalan Rusak Akibat Dilalui Truk Pasir, Warga Gelas Aksi Demo di...

Kesal Jalan Rusak Akibat Dilalui Truk Pasir, Warga Gelas Aksi Demo di Balai Desa

301
Puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa setempat sebagai bentuk protes terhadap truk pasir yang selama ini menjadi penyebab rusaknya infrastruktur jalan desa mereka. (8/02/2024)

Kediri, MADU TV – Kumpulan warga di Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, meletupkan unek-unek mereka terkait rusaknya jalan desa akibat dilalui oleh truk pengangkut pasir. Puluhan warga menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Desa setempat sebagai bentuk protes terhadap truk pasir yang selama ini menjadi penyebab rusaknya infrastruktur jalan desa mereka. (8/02/2024)

Puluhan warga Desa Margourip berkumpul di depan Balai Desa setempat untuk menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap dampak lalu lintas truk pasir di jalur desa mereka. Dalam aksi protes ini, warga membentangkan poster-poster yang berisi tuntutan mereka, dengan menolak adanya lalu lintas truk pasir di jalur desa mereka.

Jalan desa yang mengalami kerusakan parah telah menjadi sorotan warga, terutama karena dilalui oleh truk pasir selama hampir dua puluh empat jam setiap harinya. Beberapa truk bahkan melebihi tonase yang diperbolehkan, sehingga merusak parah jalur poros desa mereka.

Dalam orasinya, para warga juga menyampaikan kekesalan mereka terhadap insiden tragis di mana seorang warga terjatuh dan terlindas oleh truk pasir. Lalu lintas truk pasir di Desa Margourip telah berlangsung selama 15 tahun terakhir, meskipun pada bulan Januari lalu telah ada kesepakatan untuk tidak melintasi jalur Margourip.

Bani, seorang warga yang turut serta dalam aksi demonstrasi, menyampaikan, “Sebenarnya pada Januari lalu telah disepakati bersama bahwa truk pengangkut pasir tidak boleh melintasi jalur Margourip. Namun, seiring berjalannya waktu, truk pasir kembali melintas dan membuat warga geram. Selain itu, ada informasi bahwa sopir truk pasir akan melakukan demo, sehingga warga juga menggelar aksi unjuk rasa.”

Luka Fardani, penasihat hukum warga, menambahkan, “Masyarakat kemudian ditemui oleh Kepala Desa setempat. Pemerintah Desa Margourip sendiri sepenuhnya mendukung tuntutan yang disampaikan warga. Pihak desa akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait agar truk pasir tidak lagi melintas di wilayah tersebut.”