
Jakarta Pusat – Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan portal layanan publik digital nasional Government Technology (Gov-Tech). Menkominfo Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa kementeriannya telah menyediakan master plan dan mock-up untuk portal tersebut.
Seiring implementasi Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2023 tentang percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional, Kementerian Kominfo juga telah menyiapkan referensi harga sumberdaya manusia teknologi informasi dan komunikasi serta tenaga pendukung non-TIK.
Menurut Menkominfo Budi Arie, kementeriannya juga telah menyiapkan standar atau prosedur mengenai pembangunan dan pengembangan aplikasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) prioritas.
Menteri PANRB Azwar Annas menyatakan bahwa peluncuran portal nasional GovTech sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo membutuhkan kerja kolaborasi semua pihak. Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan kesiapan Kementerian BUMN dalam menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo. Menurutnya, kehadiran portal nasional GovTech akan memudahkan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat secara transparan.
Sementara itu, Menkominfo Budi Arie Setiadi memberikan pernyataan melalui sambungan suara, “Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan dukungan penuh dalam percepatan pembangunan portal layanan publik digital nasional Government Technology. Kami telah menyediakan master plan dan mock-up untuk portal tersebut. Sejalan dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2023, kami juga telah menyiapkan referensi harga sumberdaya manusia teknologi informasi dan komunikasi serta tenaga pendukung non-TIK. Kementerian Kominfo juga telah menetapkan standar dan prosedur terkait pembangunan dan pengembangan aplikasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.”
Menurut Menkominfo Budi Arie, langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Ia juga menambahkan bahwa kementeriannya berkomitmen untuk memastikan bahwa Gov-Tech dapat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap efisiensi dan transparansi layanan publik.
Peluncuran portal nasional GovTech, seperti yang diungkapkan oleh MenpanRB Azwar Annas, memerlukan kolaborasi dari semua pihak. Annas menyatakan, “Ini adalah upaya bersama untuk mencapai visi Presiden Joko Widodo terkait transformasi digital. Kerja sama antarinstansi dan dukungan dari berbagai sektor sangat diperlukan untuk menjadikan Gov-Tech sebagai motor penggerak kemajuan layanan publik di Indonesia.”
Menteri BUMN Erick Thohir juga memberikan pandangan terkait kehadiran portal nasional GovTech. Ia menekankan bahwa Kementerian BUMN siap menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo dalam mengimplementasikan Gov-Tech. Erick Thohir menilai bahwa portal ini akan membantu memudahkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dengan lebih transparan dan efisien.
Dengan dukungan penuh dari berbagai kementerian dan pihak terkait, peluncuran portal nasional GovTech menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik di Indonesia. Keterlibatan aktif dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, PANRB, dan BUMN menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital yang berdampak positif bagi masyarakat.




