spot_img
Trending
Rabu, Juni 3, 2026
Beranda BERITA VIDEO Tiga Napiter Ikrar Setia Kepada NKRI di Lapas Kediri, Cium Bendera Merah...

Tiga Napiter Ikrar Setia Kepada NKRI di Lapas Kediri, Cium Bendera Merah Putih

228

KEDIRI, MADU TV – Tiga narapidana teroris dari jaringan Jama’ah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Islamiyah (JI) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kediri, Jawa Timur, melakukan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila pada Selasa kemarin. Pada Selasa, (5/02/2023).

Para narapidana tersebut adalah Wahyudin, warga Makassar dari kelompok JAD, Hadi Santoso, warga Malang dari kelompok JI, dan Ahmad Sujono, warga Lamongan juga dari kelompok JI.

Prosesi ikrar dilaksanakan di aula Lapas Kelas II A Kediri. Acara dimulai dengan pembacaan ikrar komitmen setia kepada NKRI, yang kemudian diucapkan bersama-sama oleh ketiganya. Setelah melakukan ikrar, mereka menghormati serta mencium bendera Merah Putih. Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan pernyataan tidak akan kembali menjadi teroris dan tetap setia kepada NKRI.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Asep Sutandar, menyatakan bahwa ikrar ini merupakan bagian dari proses deradikalisasi dan dilakukan tanpa paksaan. Para narapidana tersebut berikrar bukan karena termotivasi untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara Indonesia, melainkan karena dorongan dari hati yang tulus.

Dari total 30 narapidana teroris di Lapas Jawa Timur, 29 di antaranya sudah berikrar, sementara satu narapidana dalam waktu dekat juga akan melakukan ikrar setia kepada NKRI.

Salah satu narapidana teroris, Wahyudin, mengakui bahwa ikrar setia kepada NKRI ini adalah niat dan dari hati yang tulus. Ia bersama dua narapidana lainnya rela melepaskan baiatnya dari kelompok terorisme dan radikalisme yang bertentangan dengan NKRI. Mereka juga berjanji untuk mengikuti proses deradikalisasi dan pembinaan selama masa pemidanaan di Kediri.

Diharapkan bahwa ketiga narapidana teroris yang sudah berikrar kesetiaan ini dapat mengubah jalan hidup mereka, yang artinya bisa membuahkan hasil positif dalam proses rehabilitasi mereka.

Wartawan : Efendi Muhtar | Editor : Riaza Romy