spot_img
Jumat, Maret 13, 2026
Beranda BERITA UTAMA Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di 3...

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di 3 Titik Perlintasan Sebidang

16

MADUTV, MADIUN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan serta menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bersama Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) menggelar sosialisasi keselamatan kereta api, Jumat(23/1/2026). Kegiatan ini menyasar para pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api di wilayah Kota Madiun.

Sosialisasi keselamatan kereta api tersebut dilaksanakan di salah satu perlintasan sebidang di Kota Madiun. Petugas KAI Daop 7 Madiun bersama taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada pengguna jalan tentang pentingnya mematuhi rambu dan aturan keselamatan saat melintasi jalur kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara humanis dengan membentangkan spanduk berisi pesan keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang. Petugas juga menekankan bahwa kereta api memiliki prioritas utama di setiap perlintasan sebidang. Selain itu, petugas membagikan stiker serta gantungan kunci kepada pengendara sebagai pengingat pentingnya disiplin dan kewaspadaan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati serta memahami aturan lalu lintas di perlintasan sebidang, seperti kewajiban berhenti sejenak saat melewati rambu stop sebelum melintasi jalur kereta api. Dengan demikian, diharapkan kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang dapat diminimalisir.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi keselamatan ini dilaksanakan di tiga titik perlintasan sebidang, yakni JPL 01, JPL 138, dan JPL 136. Kegiatan tersebut dilakukan bersama taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya keselamatan perkeretaapian di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala P3M PPI Madiun, Wahyu Tamtomo Adi, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan edukasi keselamatan yang melibatkan langsung masyarakat. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan operator perkeretaapian sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif terkait keselamatan di perlintasan sebidang.

KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhenti sejenak saat palang pintu tertutup, melihat ke kiri dan ke kanan, serta tidak menerobos perlintasan demi keselamatan bersama.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang semakin meningkat, sehingga risiko kecelakaan kereta api di wilayah Madiun dan sekitarnya dapat ditekan. (Rie)