
BLITAR, MADU TV – Meski musim penghujan telah tiba di wilayah Kota Blitar, sejumlah rumah warga masih kesulitan mendapatkan air bersih. Beberapa sumur warga mengalami kekeringan, dan kualitas air sumur lainnya tidak layak konsumsi. Menanggapi kondisi ini, Polres Blitar Kota turun tangan dengan melakukan dropping air bersih di sejumlah wilayah yang terdampak.
Dengan menggerakkan satu armada mobil water cannon berisi 6000 liter air bersih, jajaran kepolisian Polres Blitar Kota melaksanakan aksi dropping air bersih di Kelurahan Tanjungsari. Tujuh titik pendistribusian air bersih disiapkan di wilayah tersebut, termasuk kolam dan tempat penampungan air milik warga.
“Walaupun sudah masuk musim penghujan, dampak dari musim kemarau panjang masih dirasakan oleh sebagian warga. Banyak sumur yang mengering, dan beberapa lainnya meski memiliki air, namun kondisinya tidak layak untuk dikonsumsi,” ujar AKP Nanang Budhiarto, Kasat Samapta Polres Blitar Kota.
Menurut AKP Nanang, kegiatan dropping air bersih dilakukan dua hari sekali dengan harapan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi sementara hingga kondisi air bersih di wilayah tersebut kembali normal.
Pendistribusian air bersih ini menjadi langkah konkret dari kepolisian dalam membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan akses air bersih. Polres Blitar Kota berkomitmen untuk terus melakukan tindakan nyata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan kekeringan yang masih dirasakan di sebagian wilayah Kota Blitar.




