
BLITAR, MADUTV – Warga Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, digegerkan peristiwa nahas seorang balita tiga tahun yang tersetrum Gardu Tiang Travo (GTT) di pinggir jalan, Kamis (23/10/2025). Korban langsung meninggal dunia.
Berdasarkan rekaman video CCTV, saat kejadian korban sedang bermain di dekat lokasi travo listrik milik PLN yang berada di tepi jalan desa.
Tiba-tiba anak itu jatuh dan tangannya menyentuh bagian travo. Korban sempat kejang lalu meninggal dunia
Aparat kepolisian dari Polres Blitar langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi gardu serta memastikan keamanan di sekitar area tersebut.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi mengatakan, ayah korban, Bangun Rohadi (37), melaporkan bahwa pada pagi hari kejadian, korban berada di rumah bersama neneknya, sementara kakek dan orang tuanya tengah bekerja di luar rumah.
“Keluarga korban sudah melapor ke kami, bahwa korban berada dirumah bersama neneknya. Keluarga korban tidak menyadari keberadaan anak tersebut di dekat gardu listrik” ujar Putut Siswahyudi, Jumat (24/10/2025).
Lebih lanjut Putut menyampaikan, sekitar pukul 08.00 WIB, nenek korban sedang mencuci pakaian saat ARR bermain di dalam rumah. Tak berselang lama, nenek korban kembali, namun tak menemukan korban di lokasi terakhirnya bermain. Saat dicari, korban terlihat terlentang kaku di dekat kotak gardu listrik.
“Nenek korban menemukan korban dalam keadaan meninggal dengan luka bakar di telapak tangan kanannya,” pungkas Putut. (Suk)







