
KEDIRI, MADUTV – Semakin dekatnya Proses Pendaftaran Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Kediri di akhir bulan Agustus 2024 mendatang mulai muncul Kabar pembentukan Alat Kelengkapan DPRD Kota Kediri secara Non Formal.
Dua Partai Politik mengakui jika diskusi maupun pembicaraan non formal atas alat kelengkapan Dewan sudah ada yang melakukan penjajakan oleh sejumlah Pengurus Partai Politik yang telah mengantarkan Calon Legislatifnya lolos duduk di Kantor Mayor Bismo Kota Kediri yang tinggal menunggu pelantikan.
Ayub Wahyu Hidayatullah Politisi PKS Kota Kediri yang terpilih kembali periode 2024-2029 ini mengungkapkan, pihaknya berharap kelak saat pembahasan Alat Kelengkapan Dewan berlangsung kompak dan mulus sehingga fungsi-fungsi kedewanan bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
“Sejauh ini untuk pembahasan alat kelengkapan dewan nantinya PKS berharap para anggota DPRD yang terpilih usai pelantikan dalam pembahasan AKD sesuai dengan Tata Tertib dengan kekompakan diantara anggota sehingga terwujud berjalannya fungsi kedewanan,”tandasnya.
Ayub, sapaan akrab politisi PKS dari Daerah Pemilihan Mojoroto ini juga mengaku bila saat ini untuk pembahasan AKD secara lembaga menunggu pelantikan, dan tidak membantah sudah ada pembicaraan secara non formal alias penjajakan sejumlah pengurus Parpol diluar Partainya dalam melakukan pembahasan AKD tersebut.
“Kami realistis aja kedepannya dalam AKD ini karena PKS mendapatkan Dua Kursi sehingga harus bergabung dengan Partai lainnya, Dan tidak memiliki target khusus dalam AKD itu mulai Badan Kehormatan, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Komisi-komisi : Komisi A, Komisi B maupun Komisi C, terpenting nanti bisa menentukan sikap atau arah dalam fungsingnya sebagai legislatif,”tambahnya.
Masih ungkap Ayub, terkait Alat Kelengkapan Dewan sejauh ini tidak terpengaruh dengan kostentasi Pemilihan Kepala Daerah karena Ranahnya berbeda.
“Kalau Pilkada itu bagiannya pusat kalau AKD kan akan dilakukan pembahasan setelah pelantikan dan itu berbeda dengan tahapan Pilkada khususnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri yang sudah terjadwal,”urainya, Selasa (23/7/2024).
Sementara itu Bambang Giantoro Ketua Partai Hanura Kota Kediri mengungkapkan, sejauh ini belum ada pembahasan terkait Alat Kelengkapan Dewan.
“Karena belum pelantikan dan pembahasannya setelah pelantikan serta ada tata tertibnya terkait pembahasan AKD itu,”tegasnya.
Bambang panggilan akrab Ketua Partai Hanura Kota Kediri yang juga pengusaha ini menyatakan, dirinya belum bisa menentukan harus masuk di mana dalam AKD nantinya. Namun dirinya tidak membantah bila sejauh ini sudah ada pembicaraan pembicaraan nonformal sejumlah pengurus partai diluar Partainya dengan dirinya.(Ef)




