spot_img
Trending
Minggu, Juni 14, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Cetak Maindset Positif, Kolaborasi Pemkab Kediri dan Putera Sampoerna Foundation Hantarkan Lulusan...

Cetak Maindset Positif, Kolaborasi Pemkab Kediri dan Putera Sampoerna Foundation Hantarkan Lulusan Pertama Terbaik di SMA Dharma Wanita 1 Pare di Kediri

3

MADUTV, KEDIRI – Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) menghadirkan Lighthouse School Program (LSP) Berasrama di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School sukses memberikan pendidikan transformatif bagi siswa dari keluarga kurang mampu di desil 1. Setelah tiga tahun berjalan, program ini mencapai tonggak pertamanya. Bahkan, mereka mampu mencatat persentase kelulusan ke PTN melalui SNBT tertinggi di Kabupaten Kediri, sebesar 73,21 persen.

Capaian ini membuktikan bahwa intervensi sistemik mampu mengubah ketertinggalan menjadi keunggulan.

Para lulusan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Jember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), serta sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya.

Para lulusan diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Jember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), serta sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya.

Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Ahmad Riziq Mubarok, S.Pd., menilai capaian ini adalah hasil dari proses transformasi yang dilakukan secara konsisten selama tiga tahun terakhir.

“PSF membantu mengubah cara sekolah bekerja. Kami menjadi lebih terarah dalam memantau kemajuan siswa, lebih konsisten dalam proses pembelajaran, dan lebih fokus pada perkembangan siswa secara bertahap. Hasilnya, bukan hanya kemampuan akademik siswa yang tumbuh, tapi juga kepercayaan diri dan keberanian untuk meraih cita-cita yang sebelumnya terasa di luar jangkauan,” ujar Ahmad, Minggu (14/6/2026) usai wisuda angkatan pertama di Convention Hall SLG Kabupaten Kediri.

Sementara itu Head of Program & GuruBinar Putera Sampoerna Foundation, JulianaBagi PSF, hasil ini membuktikan bahwa LSP dapat membantu siswa dari latar belakang paling tertinggal sekalipun. PSF percaya intervensi yang menyentuh setiap lapisan ekosistem sekolah, dari tata kelola, kepemimpinan, guru, hingga program asrama, adalah kunci perubahan yang bertahan lama.

“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan guru, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi komunitasnya. Kami juga berharap kolaborasi ini dapat menjadi model praktik baik yang direplikasi di berbagai daerah, sehingga semakin banyak sekolah yang mampu mencetak lulusan unggul, berdaya saing, dan siap meraih masa depan yang lebih baik, apapun latar belakang mereka,” harap Juliana.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri sejak program ini dimulai pada Mei 2023. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, M.AP., mengungkapkan, di Kabupaten Kediri, angka kemiskinan dari kategori desil 1 dan desil 2 cukup tinggi. Hal ini menyebabkan sekitar 10 ribu anak putus sekolah.

“Program yang kami terapkan di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School merupakan salah satu bukti nyata upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memutus rantai kemiskinan. Ke depannya, bukan tidak mungkin program ini direplikasi lebih luas ke jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (Ef)