spot_img
Senin, Maret 16, 2026
Beranda RAGAM BERITA Menggerakkan Hati, Ratusan Warga SH Terate Kota Kediri – Pusat Madiun Gelar...

Menggerakkan Hati, Ratusan Warga SH Terate Kota Kediri – Pusat Madiun Gelar Bakti Sosial

40

KEDIRI, MADUTV — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri – Pusat Madiun menyelenggarakan tiga agenda kegiatan secara bersamaan, meliputi bakti sosial, kerja bakti bersih-bersih Padepokan PSHT, serta pengambilan Sabuk Hijau untuk siswa privat di wilayah Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (23/11/2025).

Kegiatan diikuti oleh siswa tingkat Jambon dan Hijau se-Kota Kediri, dan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial bersama warga Campurejo, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Puluhan warga bersama anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri – Pusat Madiun membersihkan saluran air dari sampah, sebagai antisipasi banjir. Kegiatan ini bakti sosial ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kepala Kelurahan Campurejo, Bapak Suntoro menyambut baik bakti sosial yang dilakukan oleh siswa dan warg PSHT cabang Kota Kediri – Pusat Madiun tersebut. Karena aksi sosial tersebut membawa manfaat nyata bagi warganya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Terima kasih kepada PSHT dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan,” ujar Kepala Kelurahan Campurejo, Bapak Suntoro.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri – Pusat Madiun, Bapak Agung Sediana, menyampaikan, bahwa bakti sosial merupakan bagian dari agenda rutin yang juga diaplikasikan hingga tingkat ranting dan rayon. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi ajaran luhur PSHT.

“Ini adalah proses pendidikan nyata bagi siswa PSHT untuk mengamalkan falsafah ‘memayu hayuning bawana’, yaitu menjaga, merawat, dan memperindah bumi mulai dari lingkungan terdekat,” jelasnya.

Bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial PSHT seperti donor darah, santunan anak yatim piatu, dan program kemanusiaan lainnya, yang menunjukkan komitmen organisasi untuk terus berkontribusi pada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Sinergi antara anggota PSHT dan warga Campurejo mencerminkan budaya sosial yang kuat dan harapan untuk lingkungan yang lebih bersih dan harmonis.

Setelah itu, siswa yang mengikuti agenda pengambilan Sabuk Hijau menuju DAM Campurejo untuk pengambilan sabuk, sebelum akhirnya kembali ke padepokan untuk mengikuti sesi pembekalan makna kegiatan.

Falsafah “Memayu Hayuning Bawana”—melestarikan, menjaga, dan memperindah lingkungan mulai dari ruang terdekat—menjadi nilai utama yang ditekankan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran PSHT dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. (Ef)