spot_img
Selasa, Maret 17, 2026
Beranda RAGAM BERITA Gempar Mayat Laki Laki Warga Pandan Arum Kecamatan Semen di temukan di...

Gempar Mayat Laki Laki Warga Pandan Arum Kecamatan Semen di temukan di Dalam Rumah

37

KEDIRI, MADUTV – Gempar Warga Dusun Pandan Arum, RT/RW 02/09, Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, usai ditemukan sesosok tubuh laki-laki yang sudah meninggal.Dan meninggalnya diperkirakan sudah beberapa hari didalam rumahnya dan ditemukan Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dari pantauan dilokasi Penemuan mayat ini bermula ketika dua warga sekitar mencium bau menyengat yang berasal dari rumah korban. Selain itu, banyak lalat terlihat berkerumun di bagian jendela dan ventilasi rumah tersebut. Curiga terjadi sesuatu, warga kemudian mendekat dan melihat dari jendela kaki korban yang sudah dikerubungi lalat. Sontak temuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Semen, Aiptu Fredy Kurnia, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebutkan bahwa kondisi jasad sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan meninggal beberapa hari sebelumnya.

“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat laki-laki di dalam rumah. Saat kami tiba, kondisi korban sudah dalam keadaan membusuk. Dugaan sementara, korban meninggal sudah beberapa hari. Kami masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut,” ujar Aiptu Fredy.

Untuk kepentingan pemeriksaan, pihak kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit terdekat dan selanjutnya di teruskan ke RS Bhayangkara guna dilakukan visum dan memastikan penyebab kematian. Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap korban masih dalam pendataan dan polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan.

Kanit Reskrim Polsek setempat menegaskan bila pihaknya akan terus melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
“Kami menghimbau masyarakat yang mengetahui aktivitas terakhir korban untuk membantu memberikan informasi. Ini penting untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya. (Ef)