spot_img
Trending
Kamis, Mei 14, 2026
Beranda Jawa Timur Truk Adu Banteng Vs Xenia di Wongsorejo Banyuwangi

Truk Adu Banteng Vs Xenia di Wongsorejo Banyuwangi

256

BANYUWANGI, MADUTV – Laka lantas melibatkan truk kontra minibus terjadi di Jalan raya Situbondo –  Banyuwangi, dekat simpang tiga TPU Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kondisi minibus ringsek, sementara sopir dan penumpang luka-luka dirujuk ke Puskesmas Wongsorejo.

“Sopir dan penumpang minibus luka-luka, yaitu Abdul Aziz (28) sopir dan Hasan (35) penumpang minibus Daihatsu Xenia P 1599 YC,” kata Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, Minggu (6/10/2024).

Kedua korban, kata Eko, merupakan warga Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Sopir mengalami luka pada wajah dan kaki sedangkan penumpang pada hidung dan punggung.

“Untuk sopir harus dirujuk ke rumah sakit di Banyuwangi kota karena paha kiri patah. Sedangkan penumpang hanya luka lecet dan mendapat jahitan pada hidung,” tambahnya.

Untuk sopir truk Mitsubishi Colt diesel nopol AG 9604 EC, Budiman (39) asal Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri tak mengakami luka. Kondisi truk warna kuning itu hanya ringsek pada bagian bemper.

Berdasarkan olah TKP dan penggalian keterangan saksi, Eko mengatakan kedua truk saling bertubrukan ketika sopir minibus hendak mendahului kendaraan di depannya. Akan tetapi dari arah sebaliknya muncul truk asal Kediri tersebut.

“Jadi minibus ini melaju dari arah selatan ke utara hendak menyalip. Tapi dari arah sebaliknya ada truk Colt diesel melaju dengan kecepatan sedang,” katanya.

Tau akan terjadi tubrukan, sopir truk berusaha membanting setir ke arah kiri. Sehingga, roda kendaraan sempat turun dari aspal.

Begitupun sebaliknya, sopir minibus turut membanting setir ke arah kanan guna menghindari tubrukan. Namun, karena jarak sudah dekat, lanjut Eko, tabrakan itupun tak bisa dihindari.

“Namun dikarenakan jarak antara keduanya yang sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan,” terangnya.

Eko menambahkan, dugaan kecelakaan ini diakibatkan kekurangan hati-hatian sopir ketika hendak mendahului kendaraan di depannya. Ditambah lagi, di jalur tabrakan minim penerangan jalan.

“Lampu penerangan jalan mati,” kata dia.

Selain luka-luka insiden ini mengakibatkan kerugian materiil mencapai Rp20 juta.(Gus)