spot_img
Trending
Rabu, Mei 13, 2026
Beranda EKONOMI Ratusan Warga Mengantri Cairkan Kompensasi Bansos Dampak Sampah TPA Kota Kediri

Ratusan Warga Mengantri Cairkan Kompensasi Bansos Dampak Sampah TPA Kota Kediri

31

MADUTV, KEDIRI – Ratusan Warga di Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri hilir mudik mengantri untuk mencairkan dana kompensasi bansos dampak sampah TPA Kota Kediri.

Terlihat warga dari pagi mengantri di Kantor Cabang Pembantu Bank Jatim di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Saat ditemui dilokasi antri , Prasetyo salah satu warga Pojok mengaku, dirinya mengantri bersama sejumlah tetangganya dan mendapatkan nomer antrian 240.

“Sudah lumayan mas menunggu dan dapat giliran 240, tapi kami tetap sabar bersama warga yang lain karena tidak terasa bila bersamaan seperti ini,”terangnya, Rabu (13/5/2026).

Lebih lanjut Pras menegaskan, warga juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Supriyo Selaku Tokoh Masyarakat Pojok, Ketua RT dan RW Pojok maupun Mbak Wali panggilan Akrab Vinanda Prameswati Walikota Kediri.

“Penantian hampir 7 Bulan ini memang banyak menguras emosi maupun pikiran warga yang sangat mengharapkan kompensasi Dampak Sampah TPA Klotok Kota Kediri yang tiap tahunnya diharapkan bisa berjalan lancar tidak ada peristiwa peristiwa seperti kemarin kemarin,”tandasnya.

Sebagai Masyarakat, Prasetyo mengaku meski harus berpanas panas menunggu antrian yang bergantian namun rasa senang bercampur puas serta bahagia tidak menyurutkan semangatnya untuk bisa segera mendapatkan Dana Kompensasi Bansos Dampak Sampah TPA tersebut.

“Tidak apa apa mas, temannya banyak dan tidak terasa kalau harus menunggu.Tapi saya juga berharap loket loket terdekat Bank pencairan bisa menambah petugasnya untuk bisa mempercepat proses penyaluran,” tegasnya.

Sekedar diketahui, kompensasi Tiap Zona
​Berita baiknya, tahun ini nominal kompensasi mengalami penyesuaian kenaikan yang cukup signifikan. Warga yang berada di Ring 1 menerima kenaikan paling tinggi, yakni sebesar 48,18 persen dengan nominal mencapai Rp1.852.208.
​Sementara itu, untuk wilayah lainnya, Pemkot Kediri memberlakukan kenaikan merata sebesar 6,84 persen. Rinciannya adalah sebagai berikut:
​Penerima di wilayah Ring 2 mendapatkan Rp747.879.
​Penerima di wilayah Ring 3 mendapatkan Rp587.619.
​Penerima di wilayah Ring 4 mendapatkan Rp293.810.
​Berdasarkan data verifikasi terbaru, jumlah penerima manfaat tahun ini melonjak menjadi 3.315 KK, bertambah 23 KK dari tahun sebelumnya yang hanya 3.290 KK. Penambahan ini dipicu oleh dinamika kependudukan dan mutasi warga di wilayah terdampak.

Sejauh ini ​Pemkot Pastikan Transparansi
​Terkait waktu pencairan yang memakan waktu lama, Endang Kartikasari menjelaskan bahwa pihaknya harus memastikan setiap tahapan mematuhi prosedur penggunaan APBD dan aturan hukum yang berlaku.

​”Pemkot Kediri tidak tinggal diam. Karena ini dana negara, prosesnya harus melalui kajian dan verifikasi bagian hukum agar sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali). Setelah semua dinyatakan sesuai aturan, hari ini resmi ditetapkan dan dicairkan,” jelas Endang Kartikasari Pj.Sekda Kota Kediri

​Penentuan zona dan besaran uang yang diterima warga tidak dilakukan secara asal. Pemkot Kediri menggunakan lima indikator utama untuk menilai kualitas lingkungan di sekitar hunian warga.
​Aspek tersebut meliputi penilaian terhadap dampak bau, risiko kebakaran lahan sampah, kualitas air tanah, kondisi air permukaan, hingga dampak lingkungan secara umum. Dengan parameter ini, pemerintah memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi masyarakat di sekitar TPA Klotok. (Ef)