Sikapi Pengumunan Hasil Rekapitulasi KPU, Anies-Imin Akan Bawa ke Jalur Hukum

JAKARTA, MADU TV – Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, atau yang lebih dikenal sebagai Cak Imin, akhirnya mengambil langkah resmi untuk menantang keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 360/2024 tentang penentuan hasil Pemilihan Umum 2024. Mereka telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan keputusan tersebut. Menurut rencana, tim AMIN akan mendatangi MK pada Kamis (21/3/2024).

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui saluran YouTube milik Anies Baswedan, pasangan AMIN menyatakan penolakan mereka terhadap hasil Pilpres 2024 yang menetapkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang. Mereka menilai ada ketidaknormalan dalam proses Pemilu 2024 yang tidak bisa diterima.

“Saudara-saudara sekalian, sepanjang perjalanan pilpres kali ini, sejak awal, kita semua telah melihat dan menemukan begitu banyak ketidaknormalan, kekurangan, dan pembiaran terhadap proses yang tidak wajar, yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah bangsa ini,” ujar Cak Imin.

Pasangan ini menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima hasil yang dianggap tidak adil dan akan memperjuangkan hak-hak mereka melalui jalur hukum yang tersedia.

Pengumuman ini menambah dinamika politik pasca-pemilu dan menunjukkan ketegangan yang masih berlangsung dalam proses demokrasi di Indonesia. Dengan langkah ini, AMIN menunjukkan ketegasan mereka untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses politik negara.

Seiring berjalannya waktu, publik akan terus mengikuti perkembangan dan putusan dari Mahkamah Konstitusi terkait gugatan yang diajukan oleh pasangan Anies-Muhaimin.