
BLITAR, MADUTV – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar nomor urut 1, Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro, melanjutkan agenda blusukan bertajuk “Sapa Warga” di Jalan Johar, Kelurahan Rembang, Kota Blitar, Minggu (13/10/2024).
Dengan didampingi beberapa anggota DPRD dari partai pengusung, di antaranya Syahrul Alim, M. Hardita Magdi, Aris Dedi, Bayu, serta Tan Ngi Hing, Bambang Rianto, yang mengusung jargon kampanye RAMAH (Relegius, Nasionalis, Maju, Amanah) memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dipersiapkan untuk memajukan Kota Blitar dalam periode 2024-2029.
Salah satu fokus utama yang dipresentasikan oleh Bambang adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Rembang. Bantuan langsung guna mendukung perekonomian warga menjadi salah satu prioritas program kerja pasangan Bambang-Bayu tersebut.
“Sejumlah masukan terkait sektor pengembangan UMKM akan kami tindaklanjuti, selain itu kami juga akan mengukur dan menyiakan bantuan langsung untuk warga. Termasuk event tahunan seperti Blitar Djadoel, yang wajib kita wadahi agar tiap kecamatan bisa turut serta mengembangkan produk unggulan lokal yang ada,” kata Bambang.
Selain itu, Bayu Setyo Kuncoro, sebagai calon Wakil Wali Kota, menegaskan komitmen paslon tersebut dalam melanjutkan program-program penting seperti RT Keren. Ia juga menjabarkan beberapa program unggulan lainnya, antara lain Rastrada, program satu rumah satu sarjana, tablet sak kuotane, sekolah gratis, seragam gratis, satu kelurahan satu ambulans, bedah rumah, serta peningkatan insentif bagi ketua RT/RW, guru ngaji, guru sekolah minggu, juru kunci, kader posyandu, dan LPMK.
“Kalau anggaran memungkinkan, insentif ini akan kami tingkatkan,” imbuh Bayu.
Bayu juga menyoroti pentingnya pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama.
“Kita akan memastikan anak-anak kita bisa mengakses pendidikan gratis hingga jenjang SMA bahkan sarjana, agar lebih pintar dari orang tuanya. Selain itu, kita juga akan meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di RS Mardi Waluyo. Minimal tidak kalah dengan rumah sakit daerah lain, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya.(Suk)




