spot_img
Trending
Selasa, Mei 26, 2026
Beranda NASIONAL “Glewo” Sapi Simental Milik Peternak Blitar, Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

“Glewo” Sapi Simental Milik Peternak Blitar, Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

368
Endro Wibowo saat memberi makan "Glewo", sapi simental hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, Selasa (20/05/2025).

BLITAR,  MADUTV – Ditemui di kediamannya, Endro Wibowo (35)  seorang seorang peternak asal Desa Purworejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar mengaku tidak menyangka sapinya yang bernama “Glewo” dipilih untuk jadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Menurut Endro, nama “Glewo”, terinspirasi dari idenya sendiri karena ukuran sapinya yang jumbo. Dirinya mengaku senang dan bangga karena “Glewo” dipilih Presiden untuk menjadi hewan kurban.

“Saya senang sekali karena sapi peliharaan saya jadi sapi kurban Bapak Presiden. Enggak menyangka sama sekali. Awalnya ditanya oleh orang dinas, punya sapi besar atau tidak. Saya bilang punya, lalu disurvei, dan akhirnya dipilih,” ujar Endro, Selasa (20/05/2025).

Sapi berjenis simental ini berumur empat tahun, dengan berat mencapai 984 kilogram. Sapi tersebut dibanderol dengan harga Rp 84 juta. Memiliki ukuran jumbo dan perawatan sapi sebesar ini  tidak mudah.

“Perawatannya agak susah karena sapi besar. Kalau ada masalah, penanganannya juga lebih sulit dibanding sapi kecil. Tapi untuk pakan, vitamin, mineral, dan jamunya sama saja, hanya porsinya lebih besar,” imbuh Endro.

Sementara itu, Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Blitar Jeti Novita mengatakan, bahwa pihaknya menerima informasi dari pusat mengenai bantuan hewan kurban Presiden Prabowo. Setelah melakukan survei di tiga lokasi, pilihan jatuh pada sapi milik Endro karena memenuhi syarat yang ditentukan.

“Salah satu syarat utamanya adalah berat sapi harus di atas 800 kilogram dan dalam kondisi sehat. Nantinya, sapi ini akan diserahkan di Masjid Agung Kota Blitar, namun penyembelihannya akan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) sesuai standar,” jelas Dewi.

Penyerahan hewan kurban dari Presiden ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Blitar, khususnya bagi Endro Wibowo yang berhasil membuktikan bahwa hasil ternak lokal mampu memenuhi standar nasional. (Suk)