spot_img
Trending
Sabtu, Agustus 1, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Festival Madiun Hijau Gaungkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, Pemkot Targetkan Zero...

Festival Madiun Hijau Gaungkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah, Pemkot Targetkan Zero Waste 2027

2
Foto : Pemkot Madiun Menggelar festival Madiun hijau di kawasan PSC kota Madiun,(31/07/2026).

MADUTV, MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui Festival Madiun Hijau yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jumat (31/7/2026) malam. Mengusung tema “Pilah Sampah dari Rumah”, kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye untuk membangun budaya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan keluarga.

Festival tersebut bertujuan mengajak masyarakat memahami pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, yakni organik, anorganik, dan residu. Kebiasaan sederhana ini dinilai mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA), sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi melalui proses daur ulang.

Kegiatan ini melibatkan ribuan peserta, mulai dari seluruh ketua RT dan RW se-Kota Madiun, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Karang Taruna, petugas penarik gerobak sampah, penyapu jalan, hingga Pendekar Hijau yang telah dibentuk Pemerintah Kota Madiun sebagai penggerak pelestarian lingkungan.

Berbagai kegiatan edukatif dan hiburan turut memeriahkan festival. Mulai dari Tarian Hijau yang melibatkan peserta Program Kampung Iklim (ProKlim), Fashion Show Hijau, permainan bertema lingkungan, pembacaan Ikrar Pasukan Hijau, hingga Deklarasi Pilah Sampah dari Rumah. Seluruh rangkaian acara dikemas secara menarik agar pesan pelestarian lingkungan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain menjadi ajang edukasi, Festival Madiun Hijau juga menghadirkan kolaborasi dengan berbagai komunitas peduli lingkungan yang selama ini aktif mengampanyekan pengurangan sampah dan pelestarian alam. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan masyarakat dalam menerapkan pola hidup ramah lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Madiun juga menyerahkan secara simbolis dukungan anggaran sebesar Rp10 juta untuk setiap RT guna mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk penyediaan sarana pendukung, edukasi masyarakat, maupun berbagai inovasi pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan Festival Madiun Hijau bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata untuk mengubah budaya masyarakat dalam mengelola sampah, dimulai dari rumah masing-masing.

“Kami ingin mengubah budaya masyarakat tentang bagaimana memilah sampah mulai dari rumah. Kampanye pilah sampah ini penting agar seluruh warga Kota Madiun memahami bahwa pemerintah mengajak semua pihak bersama-sama menyukseskan Program Zero Waste 2027,” ujarnya.

Menurut Bagus, keberhasilan program pengurangan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Karena itu, perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kota Madiun yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui Festival Madiun Hijau, Pemerintah Kota Madiun berharap gerakan memilah sampah dari rumah dapat menjadi kebiasaan baru masyarakat. Dengan keterlibatan seluruh elemen, target Zero Waste 2027 diharapkan dapat tercapai sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA semakin berkurang dan kualitas lingkungan Kota Madiun semakin baik.

Festival Madiun Hijau menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam membangun budaya peduli lingkungan. Pesan utama yang diusung adalah bahwa setiap tindakan kecil dalam mengelola sampah akan memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi dan kualitas lingkungan. (Rie)