
KEDIRI, MADUTV — Kreativitas dan kemandirian pemuda kembali ditunjukkan Karang Taruna Kecamatan Kota Kediri melalui pagelaran Karang Taruna Award 2026 bertajuk “Laras Nusantara di Bumi Panjalu”.
Kegiatan tersebut digelar di Memory Park, Jalan PK Bangsa, dengan melibatkan perwakilan dari 17 kelurahan se-Kecamatan Kota Kediri, Sabtu (19/9/2026)
Mengangkat nilai budaya dan sejarah Kota Kediri, pagelaran ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyatukan keberagaman melalui seni dan kreativitas.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Kota Kediri, Rendi Agus Santoso, menjelaskan tema “Laras Nusantara di Bumi Panjalu” dipilih sebagai gambaran keselarasan berbagai budaya dan perbedaan yang ada di Nusantara, kemudian dirangkai dalam semangat kebersamaan di Bumi Panjalu.
Beragam pertunjukan ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari sendratari, drama musikal, narasi, puisi, musik, campursari, hingga penampilan seniman dan komunitas.
Yang menarik, seluruh konsep dan pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kreativitas Karang Taruna sendiri. Bahkan, kegiatan tersebut terlaksana melalui swadaya serta dukungan sponsor dan berbagai pihak, tanpa menggunakan anggaran APBD.
Rendi menyebut, Karang Taruna Award sebelumnya pernah digelar pada 2021 dan kembali dilaksanakan pada 2026. Pelaksanaan pada September juga menyesuaikan dengan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang sebelumnya banyak digelar di tingkat kelurahan sepanjang Agustus.
Sementara itu, Katino salah satu anggota DPRD Kota Kediri dari partai Gerindra yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap kemandirian Karang Taruna.
Menurutnya, pengangkatan sejarah dan budaya Kota Kediri melalui seni menjadi bagian penting untuk mengenalkan kembali sejarah daerah kepada generasi muda yang dinilai semakin jarang mengenalnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan Karang Taruna yang mampu menggelar kegiatan tanpa mengandalkan APBD, melainkan dengan kreativitas, swadaya dan dukungan berbagai pihak.
Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Karang Taruna di wilayah lainnya di Kota Kediri untuk terus bergerak, berkarya dan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
Melalui “Laras Nusantara di Bumi Panjalu”, keberagaman tidak dipandang sebagai perbedaan yang memisahkan, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan.
Dari pemuda, untuk budaya. Dari keberagaman, lahir persatuan. Menuju Kediri MAPAN. (Ef)




