spot_img
Trending
Minggu, Agustus 2, 2026
Beranda PEMERINTAHAN Bersih Desa Madiun Lor, Panggung Pelestarian Budaya dan Penggerak UMKM

Bersih Desa Madiun Lor, Panggung Pelestarian Budaya dan Penggerak UMKM

4

MADUTV, MADIUN – Pemerintah Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun menggelar kegiatan bertajuk Gelar Seni dan Budaya di Jalan Candi Sewu, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi Bersih Desa yang bertujuan melestarikan seni dan budaya lokal, mempererat kebersamaan warga, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelaku UMKM.

Suasana di Jalan Candi Sewu dipenuhi antusiasme masyarakat yang mengikuti berbagai kegiatan. Tidak hanya menyajikan hiburan, acara juga menghadirkan pelayanan publik, bazar UMKM, lomba membuat gunungan hasil bumi, serta beragam pertunjukan seni yang melibatkan warga setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah Kota Madiun, Camat Manguharjo Lita Febriana, Lurah Madiun Lor, serta sejumlah tokoh masyarakat.Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Kelurahan Madiun Lor yang terus menjaga tradisi warisan leluhur. Menurutnya, tradisi Bersih Desa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan, serta melestarikan kesenian daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari tari tradisional, pencak silat, karawitan, hingga atraksi seni lainnya. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah pementasan drama legenda Timun Mas yang berhasil menghibur penonton sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai cerita rakyat dan nilai-nilai budaya Nusantara.

Camat Manguharjo, Lita Febriana, menyampaikan bahwa kegiatan Gelar Seni dan Budaya merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menggerakkan potensi lokal. Menurutnya, pelestarian budaya harus terus dilakukan agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Puncak kemeriahan berlangsung saat gunungan hasil bumi yang sebelumnya dilombakan diperebutkan oleh masyarakat. Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen serta harapan akan keberkahan, kemakmuran, dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Melalui Gelar Seni dan Budaya ini, Pemerintah Kelurahan Madiun Lor berharap dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, memperkuat semangat kebersamaan, mendorong partisipasi warga dalam pembangunan, serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat. (Rie)