
BLITAR, MADUTV – Pasca temuan 5 anggota PPK yang diduga hadir dan mengikuti kegiatan kampanye salah satu pasangan Calon Bupati Blitar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar telah melakukan klarifikasi. Hasil dari klarifikasi sementara, terungkap bahwa acara tersebut bukanlah kegiatan kampanye, melainkan acara istigosah rutinan yang selalu digelar oleh Alumni PMII Blitar.
Kegiatan itu sendiri berlangsung pada tanggal 6 September 2024 yang lalu. Dimana pada saat itu tahapan pilkada masih dalam proses pencalonan dan belum masuk masa kampanye.
” Kemarin langsung kami lakukan klarifikasi kepada 5 PPK, kami juga telah membuat tim investigasi ataupun penyelidikan terkait kejadian itu, yang jelas itu belum masuk masa kampanye. Dan kegiatan itu adalah acara rutinan Istiqosah alumni PMII,” jelas Ketua KPU Kabupaten Blitar, Sugino, Senin (7/10/2024).
Sebanyak 5 PPK yang diperiksa tersebut adalah panitia pemilihan kecamatan Kademangan, Kanigoro, Udanawu, Kesamben, dan Wonodadi. Dari kelima orang PPK, sebanyak 3 orang berstatus sebagai Ketua PPK sementara 2 lainnya berstatus sebagai anggota.
Sugino menyebut, meski acara itu bukan kampanye, namun KPU Kabupaten Blitar tetap melanjutkan proses penyelidikan. Tim investigasi pun telah dibentuk dan rapat pleno pun telah dilakukan.
” Insyaallah besok siang akan kita umumkan hasil penyelidikannya, hari ini divisi hukum dengan dinas luar,” tegasnya.
Sebelumnya, ramai dibicarakan soal kehadiran 5 PPK dalam acara dengan Abdul Ghoni yang merupakan Calon Wakil Bupati Blitar. Tentu kehadiran 5 PPK dalam kegiatan tersebut tentu menimbulkan berbagai pertanyaan.
Namun jika telisik lebih jauh, Abdul Ghoni merupakan mantan Ketua PMII Jawa Timur. Sementara 5 PPK yang menghadiri kegiatan itu merupakan mantan alumni PMII.
Tentu bukan hal anah jika mereka bertemu dalam satu kegiatan yang digelar oleh Alumni PMII. Namun demikian KPU Kabupaten Blitar sekali lagi menegaskan bahwa proses klarifikasi dan penyelidikan masih tetap berjalan.
“Semua proses penyelidikan telah kami lakukan tinggal, jadi tunggu saja hasilnya,” pungkasnya. (Suk)




