
BLITAR, MADU TV – Sebanyak 14 anggota Polres Blitar Kota dilaporkan terluka dalam kerusuhan demo yang berujung penyerangan ke Mapolres Blitar Kota, Sabtu malam (30/8/2025).
Selain luka lebam, terdapat anggota Polisi yang terkena luka bacokan. Bahkan sejumlah anggota ada juga yang terkena tembakan peluru senapan angin.
Kericuhan pecah saat massa yang berencana melakukan aksi unjuk rasa tiba-tiba berubah menjadi brutal. Mereka melempari petugas dengan batu, botol, hingga petasan. Tak hanya itu, dua pos polisi yang ada di perempatan PGSD dan pertigaan hotel Herlingga juga ikut dirusak.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uli membenarkan adanya belasan anggotanya yang menjadi korban luka.
“Total ada 14 personel kami yang terluka. Sebagian mengalami luka ringan, namun ada juga yang harus menjalani perawatan akibat luka bacokan dan tembakan senapan angin sehingga harus dirawat oleh tim medis,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Melihat situasi yang tak terkendali, polisi akhirnya mengambil langkah tegas terukur untuk membubarkan massa.
“Situasi tak terkendali, massa semakin anarkis. Karena itu kami lakukan pembubaran sesuai prosedur,” tambah Kapolres.
Hingga Minggu pagi, situasi di sekitar Mapolres Blitar Kota mulai berangsur kondusif. Aparat masih melakukan pendataan kerusakan fasilitas umum dan pos Polisi yang dirusak massa.
Selain itu, Polisi juga telah mengamankan 143 orang yang terlibat dalam kerusuhan. Polisi menduga ada pihak-pihak tertentu yang menunggangi jalannya aksi hingga berakhir ricuh. (Suk)




