spot_img
Trending
Sabtu, Juni 13, 2026
Beranda BERITA VIDEO Wapres Menerima Pengurus Masyarakat Energi Baru Nuklir Indonesia (MEBNI)

Wapres Menerima Pengurus Masyarakat Energi Baru Nuklir Indonesia (MEBNI)

235
Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin, menerima pengurus dari Masyarakat Energi Baru Nuklir Indonesia (MEBNI)

Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, menerima pengurus dari Masyarakat Energi Baru Nuklir Indonesia (MEBNI) dalam kunjungan mereka di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (11/01/2024).

Ketua Umum MEBNI, Arnold Soetrisnanto, memperkenalkan MEBNI sebagai organisasi yang berkomitmen untuk mendorong realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia.

Anggota Dewan Energi Nasional, Agus Puji Prasetyono, menilai bahwa pembangunan PLTN telah menjadi suatu keharusan dan tidak perlu adanya dikotomi. Ia menyatakan bahwa energi tidak akan mencukupi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen tanpa adanya PLTN. Prasetyono juga menekankan bahwa Indonesia telah meratifikasi Nationally Determined Contribution (NDC) dan tengah menuju net zero emission pada tahun 2060.

Direktur Operasi PT Thorcon Power Indonesia, Bob S. Effendi, menyatakan kesiapan perusahaannya sebagai investor untuk membantu pemerintah mencapai visi pendiri negara Indonesia. Effendi bahkan mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempersiapkan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan tanpa bantuan pendanaan dari APBN.

Effendi menyampaikan bahwa Indonesia sebenarnya sudah siap dari segi regulasi dan investor. Namun, untuk mewujudkannya, diperlukan keputusan politis, mengingat pembangunan PLTN harus dideklarasikan ke dunia internasional oleh pemimpin negara.

Dalam audensi ini, hadir juga pendiri MEBNI, Surat Indrijarso, dan Sekretaris Jenderal MEBNI, Heddy Krishyana. Sementara itu, Wakil Presiden didampingi oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan Muhammad Imam Aziz, serta Pelaksana Harian Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan, Lukman Hakim Siregar.