spot_img
Trending
Sabtu, Juni 27, 2026
Beranda EKONOMI TNBTS Gandeng Mitra Digital dan Paguyuban Jip, Layanan Wisata Bromo Kini Lebih...

TNBTS Gandeng Mitra Digital dan Paguyuban Jip, Layanan Wisata Bromo Kini Lebih Terintegrasi

14

MADUTV, PROBOLINGGO – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS terus berupaya meningkatkan kualitas layanan wisata melalui kolaborasi lintas sektor. Bersama PT Bahana Rekayasa Mobility dan Paguyuban Jip TNBTS, pengelola kawasan resmi menandatangani perjanjian kerja sama untuk menghadirkan sistem layanan wisata yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama berlangsung di Lava View Lodge Hotel, Cemorolawang, Kabupaten Probolinggo, Selasa, 23 Juni 2026.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola layanan pengunjung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dengan mengedepankan prinsip konservasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan wisata.

Melalui kerja sama tersebut, pengelola kawasan, mitra teknologi, dan Paguyuban Jip TNBTS akan mengembangkan sistem layanan berbasis digital, memperkuat tata kelola transportasi wisata, serta meningkatkan kapasitas para pelaku wisata lokal.

Transformasi layanan juga mencakup penerapan sistem pembayaran non-tunai dan digitalisasi layanan wisata. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan wisata, sekaligus memudahkan wisatawan dalam mengakses berbagai layanan di kawasan Bromo.

Sementara itu, Rudijanta Tjahja Nugraha, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Menyampaikan, Keterlibatan aktif Paguyuban Jip TNBTS menjadi bagian penting dalam pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi. Kehadiran masyarakat sebagai pelaku utama wisata diharapkan mampu mendukung pengawasan kawasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.

“Kolaborasi ini menjadi upaya bersama untuk menghadirkan layanan wisata yang lebih tertib, modern, dan berkelanjutan, tanpa mengesampingkan fungsi konservasi kawasan,” ujar Rudijanta.

Melalui sinergi antara pengelola kawasan, mitra teknologi, dan pelaku wisata lokal, TNBTS berharap model kolaborasi ini dapat menjadi contoh pengelolaan kawasan konservasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memberikan manfaat bagi wisatawan, masyarakat, dan kelestarian alam Bromo Tengger Semeru.

Digitalisasi layanan wisata diharapkan menjadi fondasi baru dalam pengelolaan destinasi konservasi di Indonesia. Selain meningkatkan kenyamanan pengunjung, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru secara berkelanjutan.

M Aldiansyah, Direktur PT Bahana Rekayasa Mobility, Mengatakan pihaknya akan menggabungkan layanan wisata jip Bromo Semeru sendiri mungkin sampai di aktifitas outputnya program dalam konservasi.

“Layanan satu atap dan terintegrasi layanan tiket balai Bromo Tengger Semeru dan pihaknya tidak akan mencampuri dapurnya paguyuban jip tetapi kami mentandarisasi harga sehingga dapat bersaing dengan wisata lainya pengembangan yang advanturenya akan di garap seperti itu, bahkan perwakilan paguyuban jip sedang merapat ke Jip Merapi untuk studi banding bersamanya dan tim balai besar bromo taman nasional Bromo Tengger Semeru,” pungkas
M Aldiansyah. (Gus)