spot_img
Sabtu, Maret 7, 2026
Beranda HUKUM & KRIMINAL Tingkatkan Keimanan, Warga Binaan Lapas Blitar Dapat Kajian dari Kemenag Kota Blitar

Tingkatkan Keimanan, Warga Binaan Lapas Blitar Dapat Kajian dari Kemenag Kota Blitar

11
Foto : Muslih petugas Kemenag Kota Blitar, saat memberikan pembinaan kepribadian dan ketahanan spiritual, warga binaan Lapas. Selasa (20/1/2026).

MADUTV, BLITAR — Perkuat pembinaan kepribadian dan ketahanan spiritual, warga binaan Lapas Blitar mengikuti kegiatan kajian keagamaan bersama Kemenag Kota Blitar. Kajian keagamaan tersebut disampaikan oleh Bapak Muslih dari Kemenag Kota Blitar dengan mengangkat tema “Syukur dan Sabar sebagai Kunci Ketenangan Hati.”

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menanamkan sikap syukur atas setiap nikmat yang diberikan serta kesabaran dalam menghadapi ujian kehidupan, termasuk selama menjalani masa pembinaan di lapas.

“Jadi, pentingnya sikap syukur atas setiap nikmat yang diberikan serta kesabaran dalam menghadapi ujian kehidupan harus terus kita tanamkan. Termasuk selama menjalani masa pembinaan di lapas,” ungkapnya, Selasa (20/1/2026).

Muslih juga menambahkan, perpaduan antara syukur dan sabar menjadi fondasi utama dalam membangun ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta membentuk pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi pegangan spiritual bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan penuh kesadaran dan harapan.

“Perpaduan antara syukur dan sabar menjadi fondasi utama dalam membangun ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta membentuk pribadi yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu menjadi pegangan spiritual bagi warga binaan,” imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi berkelanjutan antara Lapas Blitar dan Kemenag Kota Blitar dalam mendukung program pembinaan rohani. Melalui kajian keagamaan yang rutin dan terarah, Lapas Blitar berkomitmen memberikan bekal spiritual yang memadai bagi warga binaan sebagai persiapan kembali ke tengah masyarakat dengan kepribadian yang lebih religius dan berakhlak mulia. (Suk)