
MADIUN, MADUTV – Warga Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, digegerkan dengan penemuan sebuah granat tangan aktif di lingkungan Pondok Lansia, Jumat sore (12/12/2025). Granat jenis nanas tersebut ditemukan tergeletak di halaman belakang pondok dalam kondisi sudah berkarat.
Penemuan benda berbahaya itu pertama kali diketahui oleh penjaga Pondok Lansia, Andik Kokok Prasetyo. Ia menemukan granat saat sedang mengantar salah satu penghuni pondok, Mbah Sanem, menuju area belakang bangunan.
โSaat mengantar ke belakang, pandangan saya tertuju pada benda di atas tanah yang bentuknya seperti granat, lonjong, berwarna hitam kecokelatan dan tertutup tanah kering,โ ujar Andik.
Merasa curiga, Andik kemudian melaporkan temuan tersebut ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun. Ia selanjutnya diarahkan untuk segera melapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Usai menerima laporan, jajaran Polsek Kartoharjo bersama Polres Madiun Kota serta unsur tiga pilar Kelurahan Klegen langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan awal. Area sekitar penemuan granat pun dipasangi garis polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolsek Kartoharjo, Kompol Mujo Prajoko, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Jawa Timur. Satu unit Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi.
โHasil identifikasi menyebutkan granat tersebut merupakan granat tangan jenis Mark 2 atau MK 2 dan masih dalam kondisi aktif. Diduga granat ini merupakan sisa peninggalan perang masa lalu,โ jelas Kompol Mujo.
Diduga kuat granat tersebut terbawa dari material tanah urukan proyek renovasi bangunan belakang Pondok Lansia yang baru saja selesai dikerjakan. Posisi granat yang berada di atas tanah membuatnya mudah terlihat oleh mata.
Petugas Jibom juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada benda berbahaya lain. Setelah dinyatakan aman, granat tersebut kemudian dibawa ke lokasi khusus untuk di musnahkan. (Rie)







