
BLITAR, MADU TV — Seorang pria berinisil GS berusia 25 tahun, warga Desa Rejosari, Rt.04/02 Kelurahan Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas setelah ditabrak kereta api pada Sabtu dini hari di perlintasan kereta api Jalan Bakung, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Peristiwa terjadi sekitar, Sabtu sekitar pukul 00.26 Wib.
Berdasarkan keterangan Reimond Anugrah petugas Jalur Perlintasan (PJL) yang ada dilokasi kejadian mengatakan, dugaan sementara kejadian merupakan bunuh diri. Karena saat kereta datang, korban tiba-tiba berlari dan menabrakan dirinya ke kereta.
“Kami menemukan seorang pria yang sudah tidak bernyawa di lokasi. Identitas sementara korban diketahui sebagai pria berisinisal GE berusia 25 tahun dan berdomisili di Nglegok, Kabupaten Blitar,” kata Reimond petugas perlintasan di Jalan Bakung.
Korban yang awalnya berada di utara perlintasan. Begitu kereta datang, korban berlari dan menabrakan diri ke kereta. Korban terseret sejauh 50 meter, tidak ada luka yang parah, dibagian kepala korban hanya terdapat luka berdarah. Petugas kepolisian dan tim medis segera mengevakuasi korban dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi. Jenazah telah dibawa ke RSUD setempat untuk keperluan identifikasi dan visum.
Kepolisian juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
“Kami akan memeriksa saksi-saksi dan mempelajari bukti-bukti yang ada untuk memastikan motif dan penyebab pasti kejadian,” tambah petugas tersebut.
Catatan penting: Topik bunuh diri sensitif dan dapat memicu perasaan berat pada pembaca. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami krisis emosional atau memikirkan bunuh diri, segera cari bantuan profesional atau hubungi layanan darurat setempat. Jangan ragu meminta dukungan dari keluarga, teman, atau tenaga kesehatan mental. (Suk)




