Relokasi Puluhan Pedagang Onderdil Bekas di Genteng Banyuwangi   

ejumlah pedagang onderdil bekas kini mengosongkan pinggiran Jalan Hasanudin, Genteng, Banyuwangi.

Banyuwangi – Sejumlah pedagang onderdil bekas kini mengosongkan pinggiran Jalan Hasanudin, Genteng, Banyuwangi. Proses relokasi ini dilakukan tanpa adanya paksaan, dengan kesediaan para pedagang untuk memindahkan barang dagangan dari lapak-lapak kumuh yang telah mereka huni selama puluhan tahun.

Rencana relokasi pedagang loakan di pinggiran Jalan Hasanudin, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menemui jalan mulus. Pada Selasa pagi, puluhan pemilik lapak kumuh yang sudah menghuni selama puluhan tahun tersebut bersedia direlokasi.

Eksekusi kios pedagang onderdil bekas ini dipantau langsung oleh Camat setempat. Tidak ada tindakan represif dari pedagang, karena pemerintah telah melakukan proses dialog panjang dan pendekatan kepada sekitar 30 pedagang.

Pemerintah sendiri akan membangun lapak baru bagi mereka melalui pengajuan anggaran Kabupaten tahun ini. Camat Genteng, Satrio, menyampaikan bahwa diperlukan dana sekitar 90 juta rupiah untuk membangun kios baru. Para pedagang dijamin bebas retribusi selama setahun. Hal ini mengakhiri proses negosiasi relokasi puluhan pedagang setelah sebelumnya berjalan alot.

Terkait perobohan lapak tersebut, Satrio menyebut akan menggunakan alat berat setelah proses pengosongan barang usai. Relokasi ini, menurutnya, akan berdampak pada lancarnya arus lalu lintas jalan sekitar yang sering terhambat akibat aktivitas jual beli di pasar ini.

Meski harus merelakan kios yang menjadi penopang hidup selama puluhan tahun, mayoritas pedagang menerima dengan ikhlas relokasi ini. Mereka bersiap menempati tempat baru yang lebih bersih.