spot_img
Trending
Kamis, Juni 4, 2026
Beranda BERITA VIDEO Presiden Kaget Rasio Penduduk Berpendidikan S2 dan S3 Terhadap Populasi Produktif Masih...

Presiden Kaget Rasio Penduduk Berpendidikan S2 dan S3 Terhadap Populasi Produktif Masih Sangat Rendah

254
Presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo, meresmikan pembukaan Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

SURABAYA, – Presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo, meresmikan pembukaan Konvensi Kampus XXIX dan Temu Tahunan XXV Forum Rektor Indonesia di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyoroti pentingnya optimalisasi peran perguruan tinggi dalam memajukan sumber daya manusia Indonesia.

Dalam tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan SDM Unggul, Inovatif, dan Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045,” Presiden Jokowi mendorong peningkatan peringkat perguruan tinggi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringkat tersebut harus terus diperbaiki, merujuk pada evaluasi tahunan dari QS World.

Presiden mengungkapkan kekagetannya terkait rasio penduduk berpendidikan S2 dan S3 terhadap populasi produktif yang masih rendah. Dengan angka 0,45 persen, Presiden Jokowi mencatat perbandingan yang jauh dari negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia yang sudah mencapai 2,43 persen. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia menjadi suatu kebutuhan mendesak.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut mendukung pengembangan riset di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Khofifah optimis bahwa langkah tersebut dapat terwujud, terutama dengan dukungan perguruan tinggi berkualitas di Jawa Timur. Ia juga mencatat kerjasama dengan King’s College London (KCL), salah satu universitas terbaik dunia, yang akan beroperasi di Kek Singhasari mulai September 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Jawa Timur beserta Forkopimda. Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan dan Ketua Dewan Kehormatan FRI, serta Ketua Umum Dewan Pengurus Harian Forum Rektor Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Nasih, bersama jajaran pengurus dan para rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta.