
BANGKALAN, MADU TV – Jelang pemungutan suara pada tanggal 14 Februari mendatang, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Polisi Imam Sugianto, akan memperkuat pengamanan di sejumlah daerah di Madura, khususnya di Kabupaten Sampang. Langkah ini diambil mengingat insiden pembakaran Mapolsek pada pemilihan presiden dan legislatif pada tahun 2019 di kabupaten tersebut.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Imam Sugianto, mengungkapkan bahwa akan dilakukan penambahan pasukan pengamanan di Kabupaten Sampang, Madura, saat pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tanggal 14 Februari mendatang. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolda saat meresmikan bantuan sumur bor di Bangkalan.
“Saat pelaksanaan Pilpres dan Pileg tanggal 14 Februari mendatang, akan dilakukan penambahan pasukan di beberapa daerah di Madura,” kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Imam Sugianto, saat meresmikan bantuan sumur bor di Bangkalan.
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa penambahan pasukan akan difokuskan di Kabupaten Sampang, yang memiliki sejarah kerusuhan saat Pilpres dan Pileg sebelumnya. Penambahan personel di Sampang dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
“Sampang memiliki sejarah buruk dalam pelaksanaan Pilpres maupun Pileg, sehingga dilakukan penambahan pasukan dengan menambah personel di Sampang,” ujar Kapolda Jawa Timur. Selanjutnya, Kapolda meresmikan bantuan sumur bor yang dapat menyuplai air bersih untuk tiga desa di Bangkalan.




